Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hujan Jadi Kendala Tim SAR Cari 49 Jiwa yang Masih Hilang di Tapanuli Tengah

Tim SAR gabungan itu terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, masyarakat, dan keluarga korban

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Hujan Jadi Kendala Tim SAR Cari 49 Jiwa yang Masih Hilang di Tapanuli Tengah
Tribunnews/Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
ORANG HILANG - Foto pantauan udara di Kecamatan Tuka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Kamis (4/12/2025) yang mengalami kerusakan cukup parah pasca dilanda banjir dan longsor. Basarnas mencatat sebanyak 49 orang masih dalam pencarian atau hilang di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara hingga Senin (15/12/2026) kemarin. Kabupaten Tapanuli Tengah tercatat menjadi Kabupaten dengan jumlah orang hilang terbanyak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Tapanuli Tengah tercatat menjadi Kabupaten dengan jumlah orang hilang terbanyak akibat bencana banjir bandang
  • BMKG memperkirakan hari ini dan Rabu (17/12/2025) besok hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang di 20 kecamatan yang ada di Tapanuli Tengah
  • Sebanyak 81 jiwa masih dinyatakan hilang atau dalam pencarian akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 11 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Basarnas mencatat sebanyak 49 orang masih dalam pencarian atau hilang di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara hingga Senin (15/12/2026) kemarin.

Kabupaten Tapanuli Tengah tercatat menjadi Kabupaten dengan jumlah orang hilang terbanyak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Memasuki pekan ketiga pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Utara, Tim SAR gabungan masih tetap melaksanakan pencarian hingga hari ini Selasa (16/12/2025).

Tim SAR gabungan itu terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, masyarakat, dan keluarga korban.

Akan tetapi, upaya pencarian terhadap puluhan orang itu menghadapi sejumlah kendala.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan Hery Marantika mengungkapkan hujan turut menjadi kendala dalam proses pencarian orang hilang tersebut.

Baca juga: 81 Orang Masih Hilang di Sumut Hingga Pekan Ketiga Pascabencana, Paling Banyak di Tapanuli Tengah

Rekomendasi Untuk Anda

"Cuaca yang masih sering hujan jadi kendala. Terkait jam dan kapan serta lokasinya, tidak menentu. Kita juga sering mengenal istilah hujan lokal. Terkadang di lokasi yang ada aktivitas SAR-nya, justru di situ hujan," ungkap Hery saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (16/12/2025).

Sebagai gambaran, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hari ini dan Rabu (17/12/2025) besok hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang di 20 kecamatan yang ada di Tapanuli Tengah.

Selain itu, BMKG pun telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca besok bagi sejumlah wilayah termasuk Provinsi Sumatera Utara yang masuk dalam kategori Siaga atau diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Tak hanya cuaca, Hery juga mengungkapkan tebalnya material longsoran berupa lumpur dan tumpukan sampah juga menjadi kendala dalam upaya pencarian orang hilang tersebut.

Selain itu, area pencarian yang berada di sepanjang aliran sungai dan akses jalan raya juga cukup menyulitkan Tim SAR gabungan menemukan mereka.

"Soal akses jalan raya, maksudnya terkait informasi data korban yang valid. Terkadang (korban) yang kita dapatkan bukan warga dari desa atau kecamatan itu," imbuh dia.

Untuk menghadapi kendala itu, Hery mengatakan tim SAR gabungan melakukan penyisiran di darat dan di atas permukaan air.

Selain itu, mereka juga membersihkan material longsoran dengan alat berat.

"Tim, kita bagi menjadi tidak kurang dari 4 tim SRU (Sar Rescue Unit). Dan dibagi di beberapa lokasi yang ditengarai ada korban yang kita cari," ungkap dia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas