21 Hari Huni Posko, Pengungsi di Batangtoru Mulai Mengidap Penyakit
Pengungsi Batangtoru mulai terserang penyakit usai 21 hari di posko, TNI gelar layanan medis.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Setelah tiga pekan tinggal di posko pengungsian akibat banjir bandang dan longsor, warga Desa Batu Hula, Batangtoru, Tapanuli Selatan mulai terserang penyakit menular seperti batuk, demam, dan pilek.
- Kondisi diperparah oleh krisis air bersih yang belum teratasi.
- Kodam I Bukit Barisan mengerahkan personel medis di tiga posko untuk memberikan pelayanan kesehatan, sebagai langkah darurat mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kondisi para pengungsi di tengah keterbatasan fasilitas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para pengungsi di posko pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan dilaporkan mulai mengidap penyakit setelah 21 hari tinggal di pengungsian hingga Senin (15/12/2025) kemarin.
Mereka mengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan dan wilayah Sumatera Utara lainnya sejak tiga pekan lalu.
Baca juga: Banjir dan Longsor Putus Akses, Pertamina Patra Niaga All Out Pulihkan Pasokan LPG di Aceh
Personel Medis Berada di Tiga Posko Pengungsian
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan Kodam I Bukit Barisan telah menggelar personel medis di tiga posko pengungsian yang ada di Kecamatan Batangtoru.
"Informasi dari Kapendam I/BB untuk personil Medis di Kecamatan Batangtoru sudah digelar di Posko Pengungsian Kantor Camat, Posko Pengungsian Desa Batu Hula, serta di Desa Aek Ngadol," kata Freddy saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (16/12/2025).
Berdasarkan foto-foto yang ditunjukkan Freddy, tampak sejumlah prajurit TNI dan petugas berseragam PNS tengah melayani pengungsi di tenda pengungsian.
Warga membuka mulutnya dan prajurit TNI menyorotnya dengan senter kecil.
Selain itu, ada juga seorang perempuan yang diperiksa tekanan darahnya.
Di atas meja tampak sejumlah kotak obat-obatan.
Freddy mengatakan kegiatan itu berlangsung di Posko kesehatan TNI yang ada di Kantor Camat Batangtoru.
Dia juga menunjukkan foto-foto yang memperlihatkan prajurit TNI tengah melakukan pemeriksaan tekanan darah terhadap seorang warga perempuan.
Sejumlah Prajurit TNI dengan ban lengan bertanda palang merah khas petugas medis juga tampak berada di sekitar sebuah meja.
Setumpuk kotak obat-obatan juga terlihat berada di atas meja itu.
Freddy mengatakan momen dalam foto itu diambil saat pelayanan medis di Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru.
Baca juga: Distribusi LPG ke Wilayah Bencana Sumatera Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Akses
Warga Mengalami Batuk-Batuk
Tribun-Medan sebelumnya melaporkan para pengungsi di Batangtoru mulai diserang penyakit menular setelah 21 hari tinggal di pengungsian.
Selain itu, kondisi pengungsian juga dilaporkan semakin mengkhawatirkan karena persoalan krisis air bersih.
Sejumlah warga terdengar batuk-batuk di posko pengungsian Batu Hula pada Senin (15/12/2025) petang.
Penyakit batuk-batuk tersebut dilaporkan sudah terjadi sepekan belakangan.
Selain batuk-batuk, pengungsi juga dilaporkan mengalami demam dan pilek.
Baca tanpa iklan