Hari Ini Presiden Prabowo Kunjungi Tiga Lokasi Terdampak Bencana di Sumbar
Hari kedua di Sumbar, Kamis (18/12/2025), Presiden Prabowo bakal kunjungi Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Tanah Datar.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Theresia Felisiani
“Kalau harapan kami saat kedatangan Presiden Prabowo, bisa dibuatkan rumah,” sebutnya.
Huntara itu sangat dibutuhkan bagi Ronal dan pengungsi lainnya saat sekarang, sebab mereka telah menetap di posko pengungsian selama 20 hari lebih.
“Kami sudah di sini sejak dua hari setelah bencana, di sini juga banyak yang mengungsi, hendaknya dapat dibuatkan rumah sementara,” tuturnya.
Di sisi lain, ia beralasan agar dapat melakukan aktivitas dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan.
“Semoga secepatnya dibantu terkait rumah, agar bisa membuka usaha,” tambahnya.
Hari Pertama di Sumbar
Sebelumnya pada hari pertama di Sumbar, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara tertutup di Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Sumatera Barat (Sumbar) Rabu, (17/12/2025).
Presiden menggelar ratas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih begitu tiba di Bandara Minangkabau Sumbar, pada Rabu malam.
"Presiden langsung mengadakan rapat terbatas di Markas Komando Militer Sumatera Barat," ujar Seskab Teddy.
Rapat di antaranya membahas penanganan bencana Sumatera.
Sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BIN Herindra, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Hadir pula para Kepala Staf Angkatan mulai dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
UPDATE Dampak Bencana Sumatera Barat: 244 Orang Meninggal Dunia
Data terbaru rekapitulasi dampak bencana Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan angka dengan total korban jiwa mencapai 244 orang.
Berdasarkan laporan laman dashboard penanganan bencana BNPB pada Rabu (17/12/2025), sebanyak 16 kabupaten dan kota di wilayah ini terdampak serius oleh rentetan bencana alam yang terjadi.
Baca tanpa iklan