Mama Muda di Baubau Posting Kerang Laut, 3 Hari Kemudian Tewas Mengenaskan, Pacarnya Prada Y Ditahan
Sebelum tewas mengenaskan hingga jenazah membusuk dimakan biawak, mama muda di Baubau posting kerang laut makanan kesukaannya.
Penulis:
Theresia Felisiani
Seperti botol bekas berisi sisa Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pakaian dalam wanita (BH) yang sudah dalam kondisi terbakar di sekitar lokasi kejadian.
Belakangan diketahui, korban berinisial WK berusia 23 tahun.
Ia merupakan warga Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor atau Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan mengatakan setelah dugaan identitas korban tersebar di sosial media, keluarga korban melapor ke Polres lalu diantar ke rumah sakit untuk mengecek identitas.
"Dan benar yang bersangkutan adalah keluarga korban, inisial WK berjenis kelamin perempuan, umurnya 23 tahun, beralamat di Kecamatan Kokalukuna," ungkapnya saat diwawancarai, Senin (22/12/2025).
Kata dia, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengunggah status di aplikasi Facebook pada Sabtu (19/12/2025) malam.
Pihaknya mengaku sedang melaukan penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas terduga pelaku pembunuhan.
"Polres baubau masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, memeriksa saksi-saksi terkait teman-temannya yang berhubungan langsung dengan korban serta barang bukti," ujarnya.
IPTU Rino mengungkapkan jenazah korban akan diautopsi, sementara untuk jadwal masih menunggu dokter forensik dari Kota Kendari.
Mengenal Jembatan Permandian Kogawuna, Lokasi Penemuan Jasad WK
Mengulik lokasi jembatan Permandian Kogawuna di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tempat ini menjadi saksi bisu peristiwa nahas yang terjadi pada wanita muda berinisial WK (23).
Ia ditemukan di bawah jembatan Permandian Kogawuna yang berada di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna.
Jumlah penduduk di kecamatan Kokalukuna sebanyak 21.215 jiwa.
Penemuan jasad wanita tersebut, terjadi pada Minggu (21/12/2025) oleh warga setempat.
Lokasi ini sepi pengendara, sebab bukan jalan umum.
Lokasi kejadian masih jauh dari pemukiman warga.
Perlu menempuh sekitar 2,9 kilometer untuk bisa sampai ke wilayah pemukiman warga.
Sepanjang jalan menuju tempat kejadian perkara atau TKP akan dijumpai banyak kebun warga.
Meskipun begitu, jalan ini dilalui warga sebab merupakan akses menuju Kecamatan Sorawolio yang biasa digunakan sebagai rute cepat menuju Buton Selatan.
Selain itu, lokasi ini tidak jauh dari pintu masuk wisata Air Terjun Kogawuna.
Jembatan tersebut, biasanya digunakan untuk area parkir kendaraan pengunjung yang hendak berwisata ke air terjun atau hendak singgah jika penat dalam perjalanan jauh.
Jika dari pintu masuk Kogawuna, TKP berada di sebelah jalan serta menempuh jalan menurun sebab berada di bawah jembatan.
Tubuh korban yang berada persis di bawah jembatan, membuat korban mudah terlihat oleh warga yang melintas saat itu.
Korban ditemukan dalam posisi telungkup dan tanpa busana.
Jasadnya berada di pinggiran aliran air terjun Kogawuna yang sangat terkenal di Baubau.
Aliran air tersebut mengalir di bawah jembatan.
Air terjun Kogawuna ini masuk dalam kawasan Desa Wisata Limbo Bungi.
Desa tersebut memiliki tiga tawaran objek wisata yakni Muara Lakologou, Permandian Bungi dan Air Terjun Kogawuna.
Lokasi air terjun dari TKP memang masih cukup jauh sebab dari pintu masuk, pengunjung harus berjalan kaki selama kurang lebih 10 menit.
Saat ini, lokasi tersebut belum ada penerangan, sehingga ketika malam hari sangat gelap.
(tribun network/thf/TribunSultra.com)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Unggahan Terakhir Wanita Korban Pembunuhan Tragis di Baubau, Kedekatannya dengan Oknum TNI Prada Y,
Baca tanpa iklan