Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setelah Pendaki Gunung Merapi, Kini Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Dunia Tersambar Petir

Setelah penemuan pendaki meninggal dunia di Gunung Merapi pada Rabu (24/12), insiden pendaki meninggal dunia terjadi di Gunung Merbabu pada Kamis.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Setelah Pendaki Gunung Merapi, Kini Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Dunia Tersambar Petir
Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
GUNUNG MERBABU - Penampakan Gunung Merbabu dari arah New Selo. Setelah penemuan pendaki meninggal dunia di Gunung Merapi pada Rabu (24/12/2025), insiden pendaki meninggal dunia terjadi di Gunung Merbabu pada Kamis (25/12/2025). 

Korban mengalami luka bakar di bagian leher, dada, selangka, pinggang hingga panggul, dengan total luka bakar mencapai sekitar 27 persen. 

Selain itu, ditemukan pola luka khas sambaran petir, termasuk bekas jam tangan di pergelangan tangan, rambut dan alis yang terbakar, serta kulit mengelupas di bagian punggung.

Pihak keluarga korban tiba di RSUD Muntilan pada Jumat sekitar pukul 00.45 WIB. Sekitar satu jam kemudian, jenazah diserahkan kepada keluarga dan dibawa menggunakan ambulans menuju Nganjuk, Jawa Timur, untuk dimakamkan.

“Kami mengimbau seluruh pendaki untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan gunung,” pungkas Glenter.

Kejadian di Merapi

Sementara itu di Gunung Merapi, pendaki bernama Aldo Oktawijaya (22) ditemukan Tim SAR meninggal dunia, Rabu (24/12/2025). 

Pendaki itu sebelumnya sempat tersesat dan hilang selama 4 hari di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Dikutip dari Tribun Jogja, Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di dasar jurang sedalam 50-an meter. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB di jurang dekat Pronojiwo, lokasinya masih di Taman Nasional Gunung Merapi," ungkap Sarwoko, Rabu. 

Lokasi korban ditemukan masih berada di jalur sebelum Pos 1. 

"Kalau dari Posko Sapuangin sebenarnya jaraknya tidak jauh, sekitar satu kilometer. Tapi medan jalannya sulit, naik turun. Jadi perjalanan evakuasi tadi dari lokasi penemuan sampai ke posko sekitar satu jam," jelasnya. 

Saat ditemukan, korban mengalami luka robek 5 cm di kepala bagian kanan. 

Selain itu juga ditemukan luka-luka lecet di bagian kaki dan tangan. 

"Luka paling parah di bagian kepala, kemungkinan karena benturan dengan batu atau benda keras," katanya. 

Jenazah korban sudah dibawa ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro untuk dilakukan visum. 

Setelah itu, jenazah korban akan dibawa ke rumah keluarganya di Pacitan, Jawa Timur untuk proses pemakaman. 

Kasus-kasus Pendaki Meninggal Dunia

PENDAKI TEWAS DI GUNUNG RINJANI - Foto memperlihatkan sosok Juliana Marins, pendaki asal Brasil semasa hidup, dan posisinya ketika terjatuh di Gunung Rinjani. Juliana ditemukan sudah tidak bernyawa, Selasa (24/6/2025), setelah dilaporkan jatuh ke dalam jurang arah Danau Segara Anak pada Sabtu (21/6/2025).
PENDAKI TEWAS DI GUNUNG RINJANI - Foto memperlihatkan sosok Juliana Marins, pendaki asal Brasil semasa hidup, dan posisinya ketika terjatuh di Gunung Rinjani. Juliana ditemukan sudah tidak bernyawa, Selasa (24/6/2025), setelah dilaporkan jatuh ke dalam jurang arah Danau Segara Anak pada Sabtu (21/6/2025). (Instagram @ajulianamarins/@natadecoco_ee)
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas