Cerita Oma Rolin Selamat Setelah Terjang Kobaran Api Meski Kondisi Stroke, Ci Hoa Dibopong Seseorang
Oma Rolin mengucap syukur dirinya bisa selamat dari insiden kebakaran. Meski dalam kondisi stroke Oma Rolin berjalan keluar di tengah kobaran api.
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Kebakaran Panti Werda di Manado menewaskan 16 penghuninya, sementara 16 penghuni lainnya selamat.
- Oma Rolin yang mengidap penyakit stroke bersyukur bisa selamat dari insiden ini.
- Sementara korban lainnya selamat setelah dibopong seseorang.
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Kebakaran yang terjadi di Panti Werda Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (28/12/2025) malam menyisakan kesedihan mendalam.
Sebanyak 16 orang penghuni panti meninggal dunia dalam insiden itu.
Baca juga: 6 Fakta Kebakaran Panti Werdha Damai Manado: 16 Tewas, Korban Selamat Dievakuasi Naik ke Pagar
Di balik peristiwa duka itu, ada kisah tentang selamatnya sejumlah penghuni panti, Oma Rolin.
Lansia ini tak henti mengucap syukur karena dirinya bisa selamat dari insiden kebakaran.
Mengutip TribunManado.com, Oma Rolin tengah beristirahat di ruang lantai 6 RSUD Manado, Senin (29/12/2025).
Ia berbaring di ranjang rumah sakit dengan dijaga oleh keponakannya.
"Saya tak apa-apa, hanya shock," kata Oma Rolin.
Selain Oma Rolin, ruangan itu diisi dua penghuni panti lainnya. Kedua temannya itu sudah pikun.
Oma Rolin terlihat sangat peduli dengan keduanya.
Baca juga: Hashim Kucurkan Rp 250 Juta untuk Pembangunan kembali Panti Werdha yang Terbakar di Manado
"Ini ada makanan," kata dia kepada keduanya temannya saat dibawakan makanan oleh pengantar makanan dari Pemkot Manado.
Oma Rolin bercerita, saat kejadian tersebut, ia hendak tidur seusai meminum obat.
"Kamar saya berada dekat dapur, tiba-tiba saja ada api," katanya.
Oma Rolin segera bergegas keluar kamar.
Baca tanpa iklan