Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Muhammad Ali Akbar, Mahasiswa UNS yang Mengubah Limbah jadi Peluang Lewat Beasiswa Sobat Bumi

Muhammad Ali Akbar, mahasiswa angkatan 2023 FISIP UNS ini menceritakan bagaimana dirinya bisa menerima Beasiswa Sobat Bumi dari Pertamina Foundation.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Muhammad Ali Akbar, Mahasiswa UNS yang Mengubah Limbah jadi Peluang Lewat Beasiswa Sobat Bumi
HO/IST
AKSI SOBAT BUMI - Sekelompok mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam komunitas Sobat Bumi yang diinisiasi oleh Pertamina Foundation, menggelar Aksi Sobat Bumi Jilid 2 dengan menanam pohon dan melakukan edukasi mitigasi bencana kepada warga di Balai Desa Sobokerto, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Ali Akbar, salah satu penerima Beasiswa Sobat Bumi menceritakan bagaimana dirinya bisa mendapatkan beasiswa dari Pertamina Foundation itu.
  • Mahasiswa FISIP UNS itu berhasil mengubah kepeduliannya terhadap sampah untuk mendapatkan Beasiswa Sobat Bumi.
  • Ia mengambil tema pengelolaan limbah sampah sebagai fokus inovasinya.

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Bagi Muhammad Ali Akbar, isu lingkungan bukan sekadar wacana di ruang kelas Hubungan Internasional (HI).

Mahasiswa angkatan 2023 FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) ini berhasil mengubah kepeduliannya terhadap sampah menjadi tiket emas mendapatkan Beasiswa Sobat Bumi dari Pertamina Foundation.

Ali berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah.

Namun, keterbatasan itu tidak memadamkan semangatnya untuk berinovasi.

Ia mengambil tema pengelolaan limbah sampah sebagai fokus inovasinya, sebuah isu yang ia akrab sejak kecil di lingkungan tempat tinggalnya di Bandung.

"Kuncinya adalah jujur terhadap apa yang kita lakukan di dalam esai," ujar Ali saat menceritakan pengalaman administrasinya kepada Tribunnews.com, Sabtu (10/1/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Baginya, ketulusan dalam menjaga lingkungan adalah syarat mutlak bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam barisan Sobat Bumi.

Seleksi beasiswa ini dikenal sangat kompetitif.

Ali harus bersaing dengan ribuan pendaftar di UNS hingga akhirnya terpilih sebagai satu dari 13 awardee yang mewakili kampusnya.

Pertamina Foundation menekankan pada kandidat yang memiliki awareness tinggi serta kemampuan analisis yang tajam dalam memecahkan masalah lingkungan di pedesaan.

"Selain kemampuan analisis, kepemimpinan adalah hal esensial yang tidak bisa ditinggalkan selama proses FGD bersama mentor profesional," tambahnya.

lihat fotoPENERIMA BEASISWA - Muhammad Ali Akbar, mahasiswa FISIP Univeristas Sebelas Maret (UNS) yang menerima beasiswa Sobat Bumi.
PENERIMA BEASISWA - Muhammad Ali Akbar, mahasiswa FISIP Univeristas Sebelas Maret (UNS) yang menerima beasiswa Sobat Bumi.

Baca juga: Sinergi Sobat Bumi UNS dan Desa Sobokerto: Bangun Kemandirian Ekonomi Lewat Edukasi Hidroponik

Ali mengaku bahwa daya tarik utama beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya pendidikan, melainkan program capacity building.

Para penerima beasiswa dibekali berbagai keahlian khusus, mulai dari mitigasi bencana hingga kesiapan terjun langsung ke masyarakat.

Kini, Ali berfokus untuk mengimplementasikan ilmu yang didapatnya ke dalam keseharian di lingkungan kampus UNS dan masyarakat luas.

Ia berpesan kepada mahasiswa lain agar segera mulai membangun portofolio sosial.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas