Asap Muncul di Tambang PT Antam Bogor, Polisi Telusuri Penambang Liar dan Pastikan Tak ada Korban
PT Antam memastikan tidak ada korban dalam insiden asap di tambang emas Pongkor, Bogor. Asap diduga dari kayu penyangga terbakar dengan gas CO tinggi.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- PT Aneka Tambang (Antam) memastikan tidak ada pekerja yang menjadi korban kepulan asap di lubang tambang emas Pongkor, Bogor.
- Asap diduga berasal dari kayu penyangga yang terbakar sehingga kadar karbon monoksida meningkat di atas ambang aman.
- Aktivitas tambang dihentikan sementara, seluruh karyawan dalam kondisi aman.
TRIBUNNEWS.COM - PT Aneka Tambang (Antam) memastikan tak ada pekerja yang menjadi korban kepulan asap yang muncul di lubang tambang emas di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/1/2026).
PT Antam (Aneka Tambang Tbk) adalah perusahaan pertambangan milik negara Indonesia yang bergerak di bidang nikel, emas, bauksit, dan logam mulia.
Didirikan tahun 1968, Antam menjadi bagian dari holding BUMN pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID).
Pihak Antam menegaskan tidak ada ledakan dan tidak ada kebocoran gas besar.
Diduga asap berasal dari kayu penyangga (scalping) yang terbakar di dalam lubang tambang.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengaku masih menyelidiki informasi adanya korban berdasarkan video yang beredar di media sosial.
"Nah itu yang harus dikonfirmasi, karena kita fokusnya dari video yang beredar di masyarakat itu adalah salah satu lubang pertambangan di PT Aneka Tambang," ungkapnya, dikutip dari TribunnewsBogor.com.
Pihaknya mendalami dugaan adanya penambang liar yang menjadi korban.
"Yang pasti nanti setelah kita ketahui sumber titik lokasi awal asapnya dari mana pasti akan kita cek lebih lanjut," tandasnya.
General Manager PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Nilus Rahmat, menerangkan asap terdeteksi di kedalaman 700 meter sekitar pukul 00.30 WIB.
Kepulan asap mengakibatkan gas karbon monoksida meningkat di atas ambang aman manusia.
Baca juga: Bupati Bogor dan Forkopimda Tinjau Lokasi Asap di Area Antam, Pastikan Nihil Korban
"Pada kondisi tersebut sangat berbahaya apabila terpapar," lanjutnya.
Kini, aktivitas tambang dihentikan sementara.
"Seluruh karyawan berada dalam kondisi aman. Aktivitas operasional perusahaan tetap berada dalam kondisi terkendali," jelasnya.
Baca tanpa iklan