Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa M 5,1 Guncang Laut Banda Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan M 5,1 dilaporkan mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 05.15 WIB atau 07.15 WIT.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gempa M 5,1 Guncang Laut Banda Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Tribunnews.com/BMKG
GEMPA LAUT MALUKU - Gempa bumi berkekuatan M 5,1 dilaporkan mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 05.15 WIB atau 07.15 WIT. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa magnitudo 5,1 mengguncang Laut Banda, Maluku, Selasa pagi, tidak berpotensi tsunami.
  • BMKG mencatat episenter gempa berada 116 kilometer timur laut Maluku Barat Daya.
  • Guncangan dirasakan di Maluku Barat Daya dan Maluku Tengah tanpa laporan kerusakan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi berkekuatan M 5,1 dilaporkan mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 05.15 WIB atau 07.15 WIT.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, episenter gempa terletak pada koordinat 7,37 derajat LS dan 128,49 derajat BT.

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 116 Km arah timur laut Maluku Barat Daya, Maluku pada kedalaman 183 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,0. 

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda," ungkap Daryono dalam keterangan resmi, Selasa.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Rekomendasi Untuk Anda

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III - IV MMI. Pada skala ini, gempa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Sementara daerah Maluku Tengah terasa dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca juga: Potensi Gelombang Tinggi BMKG, 19-22 Januari 2026: Siklon Tropis Picu Angin Kencang

MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah skala intensitas gempa yang digunakan untuk menggambarkan dampak dan kekuatan guncangan gempa yang dirasakan di suatu lokasi.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. 

"Hingga pukul 05.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Gilang P)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas