Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pasutri di Jembrana Bali Meninggal Diserang Tawon

Pasangan suami istri Dewa Ketut Suparta (69) dan Dewa Ayu Made Gati (56) meninggal dunia diduga karena serangan tawon di kebun miliknya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pasutri di Jembrana Bali Meninggal Diserang Tawon
TribunSolo.com/Istimewa
DISERANG TAWON - Pasangan suami istri Dewa Ketut Suparta (69) dan Dewa Ayu Made Gati (56) meninggal dunia diduga karena serangan tawon di kebun miliknya, Selasa (20/1/2026). Foto memperlihatkan warga di kawasan Sumber, Kota Solo, menemukan sarang besar tawon vespa di atap Musala Nur Ainiyah, Sabtu (17/10/2021). 

Beberapa saat kemudian diizinkan untuk pulang sekitar pukul 18.00 Wita.

Tak lama, warga sekitar mendatangi tempat kejadian dan menemukan korban yakni sang suami sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

Melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya warga mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka di Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika menuturkan, sesuai hasil pemeriksaan fisik terhadap korban (suami) dari tim identifikasi Polres Jembrana serta tim medis Puskesmas I Mendoyo, terdapat benjol pada bagian belakang telinga kanan dan jenazah sudah kaku.

Ditemukan pula lebam pada punggung korban, ada bekas sengatan tawon serta ada luka pada dahi dan bibir bawah bagian dalam korban. 

Saat itu, korban diduga sudah meninggal dunia lebih dari dua jam.

"Pihak keluarga saat itu menyatakan ikhlas dengan kejadian tersebut," jelas Kompol Sartika saat dikonfirmasi, Selasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun kondisi sang istri atau korban kedua kembali memburuk. 

Awalnya, sang istri sudah mendapat perawatan dari Puskesmas dan diperbolehkan pulang. 

Sekitar pukul 20.00 Wita, korban justru mengalami kejang-kejang, sehingga pihak keluarga kembali membawa korban ke Puskesmas. 

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter piket, korban dinyatakan meninggal setelah tiba di Puskesmas 1 Mendoyo sekitar pukul 20.30 Wita.

"Korban 2 atau istrinya yang sempat tersengat tawon tersebut juga meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi dari Puskesmas ke rumah duka," tandasnya.

Tawon adalah serangga terbang dari ordo Hymenoptera yang dikenal dengan tubuh ramping, warna mencolok (kuning-hitam), dan kemampuan menyengat berkali-kali.

Mereka sering disalahartikan sebagai lebah, tetapi memiliki peran ekologi berbeda: predator serangga lain sekaligus pengendali hama alami.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Diduga Karena Sengatan Tawon, Pasutri Meninggal di Jembrana Bali, Sang Istri Sempat Kejang-kejang

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas