Belajar dari Bencana, Sensor Kenaikan Debit Air Bakal Dipasang di Kota Bandung
Wali Kota Bandung siapkan mitigasi bencana setelah berkaca pada kejadian longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Bobby Wiratama
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, tim SAR gabungan saat ini masih terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor.
Metode pencarian yang digunakan menggunakan alat berat, pencarian manual oleh personel SAR, dan pemantauan udara dengan menggunakan drone.
Cuaca yang kerap berubah dan kondisi medan yang cukup ekstrem menyulitkan pergerakan tim di lapangan.
"Faktor cuaca dan medan menjadi tantangan utama. Berdasarkan pertimbangan teknis dan keselamatan personel, operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari," katanya.
Daftar Korban yang Sudah Teridentifikasi
Tim Disaster Victim Identification (DVI) juga telah berhasil mengidentifikasi 11 jenazah, sementara sisanya masih dalam proses.
Mengutip TribunJabar.id, 11 korban telah berhasil diidentifikasi:
1. Suryana, laki-laki, 57 tahun,
2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun
3. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun
4. Nining, perempuan, 40 tahun
5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun
Baca juga: Korban Bencana Longsor Cisarua Dapat Bantuan Rp10 Juta per KK, Apakah Layak?
6. Lina Lismayanti 43 tahun
7. M Kori, laki-laki, 30 tahun (Potongan tubuh berupa tangan).
8. AI Sumarni 35 tahun
9. Koswara 40 tahun
10. Koswara 26 tahun
11. Ayu Yuniarti 31 tahun
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Basarnas Serahkan 4 Jenazah Baru, Total 29 Kantong Korban Longsor Cisarua Dievakuasi
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Rahmat Kurniawan)(Kompas.com, Putra Prima Perdana)
Baca tanpa iklan