Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bersih-bersih Pantai Bali, Gibran Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Pariwisata

Wapres Gibran apresiasi aksi bersih-bersih pantai di Bali yang melibatkan TNI-Polri dan warga, sebagai wujud kepedulian lingkungan dan pariwisata

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bersih-bersih Pantai Bali, Gibran Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Pariwisata
Tribunnews.com/Taufik Ismail
AKSI BERSIH SAMPAH - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2025). Gibran mengapresiasi langkah pemerintah daerah Bali, jajaran Kodam Udayana, Polda, serta masyarakat Bali yang langsung melakukan aksi bersih bersih sampah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengapresiasi langkah cepat Pemprov Bali, TNI-Polri, dan masyarakat yang melakukan aksi bersih-bersih pantai menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto 
  • Aksi tersebut dinilai mencerminkan kepemimpinan yang responsif serta kepedulian kolektif terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pariwisata Bali 
  • Gibran berharap semangat menjaga kebersihan ini dapat ditiru daerah lain di Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengapresiasi langkah pemerintah daerah Bali, jajaran Kodam Udayana, Polda, serta masyarakat Bali yang langsung melakukan aksi bersih bersih sampah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya mengapresiasi langkah cepat Gubernur Bali beserta seluruh jajaran serta Pangdam, Kapolda, dan masyarakat Bali dalam menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Prabowo terkait pembersihan sampah di kawasan pantai," kata Gibran dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Rabu, (4/2/2026).

Aksi bersih bersih di kawasan pantai tersebut kata Gibran menunjukkan kepedulian dari masyarakat Bali, terhadap kebersihan lingkungannya.

"Gerak cepat ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif sekaligus kepedulian nyata masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pariwisata Bali," katanya.

Gibran berharap apa yang dilakukan di Bali dapat juga dilakukan oleh daerah lainnya. Para pemimpin daerah dapat bergerak bersama untuk menjaga kebersihan sehingga kawasan tempat tinggal dan lingkungan menjadi asri.

"Saya juga mengajak agar semangat menjaga kebersihan lingkungan seperti yang dilakukan di Bali dapat diterapkan secara lebih luas di seluruh daerah di Indonesia," pungkasnya.

Baca juga: Malam Tahun Baru 2026, Polda Metro Jaya Bersih-bersih Jukir Liar: Mereka Jadi Titik Sumbatan Jalan

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya dikutip dari Tribun Bali, Personel TNIdan Polri langsung memimpin kegiatan aksi bersih-bersih pantai Kuta, Badung pasca menjadi sorotan Presiden RI Prabowo Subianto.

Prabowo menyoroti sejumlah pantai di Bali kotor dan banyak sampah yang belum maksimal dibersihkan oleh kepala daerah di Bali.

Pihaknya meminta agar pemerintah daerah menggerakkan siswa untuk ikut membersihkan sampah di Pantai Kuta.

Persoalan sampah di kawasan pesisir Badung itu pun langsung ditindaklanjuti secara konkret.

Pangdam IX/Udayana merespons cepat dengan mengerahkan ribuan personel TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam aksi bersih-bersih di Pantai Kuta, pada Selasa 3 Januari 2026.

Pantai Kuta dipilih sebagai titik utama mengingat posisinya sebagai ikon pariwisata nasional dan internasional.

Dalam Pidato Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Inspektur Kodam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo WG menegaskan bahwa perhatian Presiden terhadap persoalan sampahmerupakan bentuk kepedulian negara terhadap Bali dan Indonesia di mata dunia.

“Ini adalah ujung perhatian dan kasih sayang Bapak Presiden kepada kita. Jika tidak disampaikan, berarti Presiden tidak perhatian. Namun hari ini, perhatian itu diwujudkan melalui aksi nyata,” tegas Brigjen Subagyo.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat dan generasi muda yang turut ambil bagian.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa ditangani secara parsial atau temporer, melainkan memerlukan kolaborasi berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas