Gempa M6,4 Pacitan Rusak Rumah Warga, 7 Orang Dilaporkan Luka-luka di Yogyakarta
Gempa M6,4 mengguncang selatan Jawa dini hari. Rumah ambruk, warga panik berhamburan, tujuh orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Gempa Magnitudo 6,4 mengguncang laut selatan Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
- Sejumlah rumah warga di Pacitan rusak, termasuk teras dan dapur yang ambruk akibat guncangan kuat.
- Gempa berdampak hingga Bantul, DIY; empat titik bangunan rusak dan satu tempat ibadah terdampak.
- Tujuh warga Bantul mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit rujukan.
- Guncangan juga terasa di Ponorogo; warga panik keluar rumah, BPBD masih menunggu laporan lanjutan.
TRIBUNNEWS.COM - Gempa di laut selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur rusak sejumlah bangunan warga, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Pusat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 tersebut berada di koordinat 8,98 derajat LS dan 111,18 derajat BT atau di laut dengan jarak 89 km arah tenggara Pacitan dan kedalaman 58 km.
Dari laporan awal, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Erwin Andriatmoko mengatakan asesmen kerusakan terus dilakukan untuk memastikan tingkat dampak dan kebutuhan penanganan lanjutan.
"Iya ada beberapa laporan kerusakan. Kami masih melakukan asessment di lapangan," ujarnya, dikutip dari Surya.co.id.
Satu di antara bangunan yang rusak yakni rumah milik Sumarno di Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan.
Teras rumahnya ambruk setelah gempa terjadi.
Tiang penyangga runtuh dan puing-puing bangunan berserakan menutup bagian depan rumahnya.
Sumarno mengatakan, ia dan keluarganya tengah tidur saat gempa mengguncang.
Mereka pun terbangun karena guncangan yang kuat dan segera keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Tak lama setelah itu, bagian teras rumah roboh.
Baca juga: 26 Wilayah Rasakan Guncangan Gempa Pacitan M 6,4 Jumat Dini Hari, Dari Bantul, Solo hingga Denpasar
"Lari saja saya dan keluarga. Eh teras roboh," ujar Sumarno.
Kerusakan serupa juga terjadi pada dapur rumah warga lain, Agus Susanto.
Dinding dan atap dapur dilaporkan runtuh dan menimpa perabot rumah tangga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
"Saya sendiri di dalam rumah, masih terjaga. Karena memang habis ronda. Ada seperti roboh . Ternyata dapur saya," papar Agus.