Pemancing di Klungkung Bali Tewas Tersambar Petir, 2 Rekannya Dirawat di RS
I Wayan Rencana Yasa meninggal dunia usai tersambar petir, Minggu. Dua rekannya, Wayan Wirawan dan Ketut Bagiada mengalami luka-luka.
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, BANGLI - I Wayan Rencana Yasa (37), pemancing asal Banjar Klod, Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali meninggal dunia usai tersambar petir, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Sementara dua rekannya, Wayan Wirawan dan Ketut Bagiada mengalami luka-luka.
Baca juga: Pria di Bekasi Tewas Tersambar Petir, Polisi Minta Warga Waspada saat Musim Hujan
Keduanya dilarikan ke RSUD Bangli untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat kejadian, ketiga korban tengah memancing di Danau Batur, kawasan Banjar Tirta Husada, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali.
Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya mengatakan berdasarkan keterangan Kadek Dwi Setia Gunawan, korban dan saksi berangkat dari kediamannya untuk memancing di Danau Batur.
Saat hujan lebat, petir menyambar dan menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.
Hasil pemeriksaan luar oleh PS Kasi Dokkes Polres Bangli, Pendda I Wayan Rudi Harta terhadap jasad korban, terdapat luka pada leher sebelah kanan sampai kepala belakang.
Kemudian luka bakar pada lengan kanan, dada atas sebelah kanan, betis kanan bagian belakang, dan paha kanan.
Sementara itu, hasil pemeriksaan korban 2 dan 3 oleh dr. Sri Yuntari menunjukkan bahwa korban 2 mengalami luka bakar pada tangan sebelah kanan dan paha sampai betis sebelah kiri bagian dalam.
Sedangkan korban 3 mengalami luka pada telapak kaki kiri akibat menolong korban 1.
"Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Klungkung untuk dititipkan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.
Ratwijaya menjelaskan sebelum insiden itu terjadi, kawasan Danau Batur tengah diguyur hujan lebat.
"Kami mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan terbuka saat sedang terjadi hujan petir, terlebih lagi para pemancing, dimana pancing sangat rawan tersambar petir," jelasnya.
Keluarga Terima Sebagai Musibah
Sementara informasi dihimpun Tribun Bali, para keluarga korban telah berdatangan dari Klungkung ke Batur.
Mereka pun menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah.
Diketahui korban tewas selama ini bekerja sebagai sopir.
Sementara jenazah korban sementara dititipkan di RSUD Klungkung sembari menunggu rapat keluarga terkait prosesi kematian korban.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Pemancing Tersambar Petir di Danau Batur Bangli Bali, 1 Tewas, 2 Dirawat, Keluarga Tolak Autopsi
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.