Awal Mula Penemuan Jasad Driver Ojol di Lampung, Kepala Dibungkus Plastik dan Terdapat Lebam
Driver ojol Hindrajaja (61) ditemukan tewas di kamar kos Bandar Lampung dengan kepala terbungkus plastik, polisi masih menyelidiki penyebab kematian.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Di Bandar Lampung, seorang driver ojol bernama Hindrajaja (61) ditemukan tewas di kamar kos dengan kepala terbungkus plastik pada Sabtu (7/2/2026).
- Polisi menemukan luka lebam di wajah korban, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
- Jenazah telah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk visum luar.
TRIBUNNEWS.COM - Driver ojek online (ojol) rentan mengalami kecelakaan lalu lintas hingga kekerasan fisik yang berujung kematian.
Di Kabupaten Jayapura, Papua, driver ojol berinisial SL (36) tewas dianiaya pada Kamis (25/9/2025) lalu.
Tiga pelaku ditangkap setelah merampas sepeda motor, handphone serta dompet korban.
Sementara itu, di Bandar Lampung, driver ojol bernama Indradjaja (61) ditemukan tewas dalam kondisi tak wajar pada Sabtu (7/2/2026).
Kepala korban terbungkus plastik dan jasad tergeletak di kamar kos.
Korban merupakan perantau asal Tangerang, Banten yang baru dua hari menginap di kamar kos.
Penyidik belum dapat mengungkap penyebab kematian korban karena masih proses penyelidikan.
Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan tim inafis Polresta Bandar Lampung.
Sejumlah barang yang diamankan seperti tas, kotak sampah hingga bungkus sisa makanan.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, menyatakan terdapat luka lebam di wajah korban.
"Namun, apakah korban meninggal akibat penganiayaan atau sebab lain, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” paparnya, Minggu (8/2/2026).
Baca juga: Awal Mula Penemuan Jasad Bocah dalam Karung di Cilacap, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan
Pihaknya melakukan penyelidikan dengan metode Scientific Crime Investigation (SCI).
“Korban berada di kamar sendirian. Kami mengimbau agar tidak ada asumsi liar, karena proses penyelidikan masih berjalan,”lanjutnya.
Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung untuk menjalani visum luar.
"Guna mengetahui apakah korban merupakan korban pembunuhan atau bukan," tandasnya.
Salah satu penghuni kos, Anas (23), menerangkan korban datang ke kos hanya membawa uang Rp200 ribu.
Baca juga: Penemuan Jasad dalam Karung Kembali Terjadi, Korban Sama-sama Balita
Kos lokasi penemuan jasad dapat disewa harian sehingga korban menyewa dua hari sejak Kamis (5/2/2026).
Pada Sabtu (7/2/2026), seharusnya korban sudah keluar kos tapi tak ada respon saat pintu diketuk.
“Karena curiga, saya melihat dari ventilasi dan terlihat ada sepatu di dalam. Saat pintu dibuka dengan kunci cadangan, ternyata tidak bisa dibuka,” katanya.
Setelah pintu didobrak, ditemukan jenazah di dalam kamar dengan kondisi kasur acak-acakan.
Sebagian artikel telah tayang di TribunLampung.com dengan judul Kondisi Kamar Hindrajaja Saat Ditemukan Tewas, Tangan Korban Disebut Terikat
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunLampung.com/Noval)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.