Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BREAKING NEWS Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel, Pilot dan Kopilot Tewas Dieksekusi

Pesawat perintis milik PT Smart Air Aviation ditembaki kelompok bersenjata sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in BREAKING NEWS Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel, Pilot dan Kopilot Tewas Dieksekusi
Tribunnews.com/Dokumentasi Polres Boven Digoel
PESAWAT DITEMBAKI - Tampak Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR masih berada di Lapangan Terbang Korowai. 

Ringkasan Berita:
  • Pesawat perintis Smart Air (PK-SNR) diserang tembakan sesaat setelah mendarat di Lapter Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
  • Pilot dan kopilot dikejar lalu dieksekusi pelaku, sementara 13 penumpang yang merupakan warga lokal dilaporkan selamat tanpa luka.
  • Insiden ini menambah daftar ancaman keamanan terhadap penerbangan perintis di pedalaman Papua, yang menjadi jalur utama transportasi dan distribusi logistik masyarakat.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat perintis milik PT Smart Air Aviation ditembaki kelompok bersenjata sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Dalam insiden tersebut, pilot dan kopilot meninggal dunia setelah dikejar dan dieksekusi, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat.

Kepala Polres Boven Digoel Ajun Komisaris Besar Wisnu Perdana Putra membenarkan peristiwa penyerangan terhadap pesawat bernomor registrasi PK-SNR yang terbang dari Tanah Merah.

"Sekitar pukul 13.00 WIT kami mendapat informasi bahwa pilot dan co pilot ditemukan tewas," kata Wisnu Perdana ketika dikonfirmasi, Rabu siang.

Menurutnya, pesawat sempat mendarat sekitar pukul 11.00 WIT sebelum tiba-tiba dihujani tembakan oleh pelaku.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam situasi darurat, awak pesawat bersama penumpang melarikan diri ke hutan untuk menyelamatkan diri.

Namun, pilot dan kopilot diduga menjadi target utama.

Keduanya dikejar, ditangkap, lalu dibawa kembali ke lapangan terbang sebelum akhirnya ditemukan tewas sekitar pukul 13.00 WIT.

Sementara itu, seluruh penumpang yang merupakan warga lokal dilaporkan tidak mengalami kekerasan fisik.

Hingga kini, pesawat masih berada di landasan pacu dan aparat keamanan terus berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan penerbangan perintis di pedalaman Papua, yang selama ini menjadi tumpuan utama mobilitas warga dan distribusi logistik. 

Identitas dua pilot dan penumpang

Dua pilot meninggal dunia masing-masing bernama Capten Egon Irawan dan Capten Baskoro.

Data penunpang:

  1. Yance Bemonop.
  2. Limu Gurik.
  3. Yanduk Kogoya.
  4. Turis Magai.
  5. Emira Wonda.
  6. Kiris (bayi).
  7. Dua Lima Kogoya.
  8. Inantinus Kahipka.
  9. Irfan Kahipka.
  10. Samuel Jitmau.
  11. Pania Mialika.
  12. Topius Kogoya.
  13. Tialongga Kogoya.

Danpos Tanah Merah Mendapatkan informasi dari Fandi UPBU Bandara Tanah Merah bahwa pesawat Smart Air PK-SNR saat landing di Bandara Koroway Batu di tembaki di indikasi oleh OPM.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas