Wanadri Duga Yazid Hilang Buntut 'Potong Jalan' Bukit Mongkrang demi Kejutkan Rekannya
Relawan Wanadri menduga hilangnya Yazid karena memotong jalan pendakian Bukit Mongkrang demi kejutkan rekannya. Hal ini berujung korban tersesat.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Salah satu relawan dari Wanadri, Sugiarto, menduga awal mula hilangnya Yazid karena 'memotong jalan' pendakian di Bukit Mongkrang demi mengejutkan rekannya.
- Ternyata, hal tersebut diduga justru membuat Yazid tersesat dan berujung terperosok.
- Sugiarto mengungkapkan jenazah Yazid ditemukan di tengah aliran sungai Mintis sembari memeluk pohon pisang.
- Dia menduga saat terperosok, Yazid sembari meraih batang pohon pisang tetapi justru berujung ikut ambruk.
TRIBUNNEWS.COM - Penemuan jenazah Yazid Ahmad Firdaus, pendaki yang sempat dinyatakan hilang di Bukit Mongkrang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih meninggalkan misteri.
Diketahui, Yazid pertama kali dilaporkan hilang pada 18 Januari 2026 lalu.
Jenazahnya pun baru ditemukan 23 hari kemudian atau Selasa (10/2/2026) di aliran Sungai Mitis, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.
Menurut anggota Wanadri yang melakukan SAR mandiri, Sugiarto (55), Yazid ditemukan tewas dalam kondisi memeluk pohon pisang.
Dia pun menceritakan momen awal mula pencarian mandiri terhadap Yazid. Sugiarto mengatakan total ada sembilan orang yang melakukan pencarian, terdiri dari Wanadri Bandung dan SAR Surabaya.
Adapun pencarian dilakukan setelah tim SAR gabungan menghentikan pencarian awal pada 31 Januari 2026.
Baca juga: 5 Populer Regional: Pesawat Smart Air Dihujani Tembakan di Papua - Yazid Ditemukan saat Ibunda Umrah
Dia mengungkapkan sosok yang pertama kali menemukan jenazah Yazid adalah anggota Wanadri, Aji.
"Itu yang mencium aroma pertama kali junior saya, namanya Aji. Lalu untuk memastikan, ramai-ramai baru kita lihat," katanya dalam wawancara eksklusif yang diunggah di YouTube Tribun Solo, dikutip pada Kamis (12/2/2026).
Sugiarto mengatakan sebelum jenazah Yazid ditemukan, tim melakukan perencanaan terlebih dulu hingga pengolahan data terkait sosok korban.
Dari data yang telah diolah, dia menyebut pihaknya sempat menduga posisi Yazid jauh dari pendakian resmi di Bukit Mongkrang.
Kemudian, Sugiarto dan tim melakukan penentuan area lokasi pencarian Yazid.
Adapun area yang menjadi titik lokasi tersebut tidak pernah didatangi oleh tim SAR sebelumnya.
"Kita coba analisa, satu data subjek yaitu orang ini siapa, tujuannya ngapain, usianya berapa, kejadiannya kapan, fisik anak ini bagaimana. Ini yang jadi dasar olah data."
"Sehingga karena anak ini atlet, badannya sehat, kejadiannya (hilangnya Yazid) itu masih relatif pagi, kemungkinan kan prediksi kita itu (perjalanan) yang dilakukan jauh. Lalu kita aplikasikan ke peta topografi, baru kita menentukan area pencarian atau search area," tuturnya.
Baca juga: Apa Arti Kode Botol Kosong? Istilah yang Muncul setelah Yazid Pendaki Hilang di Mongkrang Ditemukan
Dugaan Penyebab Hilang
Sugiarto pun menduga penyebab Yazid hilang karena melakukan pendakian melalui jalur tak resmi di Bukit Mongkrang.
Baca tanpa iklan