Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nasib Guru SD di Jember yang Minta Siswanya Telanjang saat Cari Uang Hilang

Kasus memalukan dunia pendidikan terjadi di Jember. Seorang guru PPPK memaksa murid telanjang demi mencari uang Rp75 ribu yang hilang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Peristiwa hilangnya uang Rp75 ribu tersebut bermula ketika FT membawanya di dompet dan diletakkan di dalam tasnya saat mengajar sekolah.

"Jadi uang mahar, yang ditaruh di dompet gitu," papar Arief.

Saat kembali dari buang air kecil di toilet, uang tersebut sudah hilang.

"Pada saat ditinggal di kamar kecil itu, uang tersebut hilang dan uang itu bersejarah. Beliau juga sakit jantung, dan sering minum obat untuk sakit jantung, jadi beliau sering pipis," imbuh Arief lagi.

Merasa memiliki nilai personal, FT pun langsung marah, terlebih sudah sering kehilangan uang setiap kali mengajar kelas tersebut.

"Karena uang bersejarah, jadi beliau muntab (marah), ya salah sih, tetapi pemicu beliau muntab itu ada,"

"Akhirnya digeledah sampai terjadi kejadian itu," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda

FT pun menggeledah muridnya dengan cara melucuti seragam siswa-siswanya.

Namun, uang tersebut tetap juga tidak ketemu.

Kejadian tersebut terbongkar setelah ada wali murid yang menunggu anaknya tak kunjung pulang.

Wali murid tersebut langsung mendobrak pintu kelas dan menyaksikan FT tengah menggeledah muridnya.

Baca juga: Kronologi Guru di Jember Minta 22 Siswa Lepas Pakaian, Berawal dari Kehilangan Rp 75 Ribu

"Itu kan karena sampai jumat siang hari anak tidak pulang. Akhirnya beberapa wali murid datang ke sekolah untuk mengecek keberadaan anaknya," kata wali murid yang enggan disebut namanya, Senin (9/2/2026).

Mengutip TribunJatim.com, akibat dari kejadian ini, sejumlah murid mengalami trauma.

"Besoknya dari puluhan siswa itu, hanya 6 anak yang berangkat. Itu pun karena mereka ditelfon guru. Sementara yang lain tidak mau," imbuh pria ini.

Para orang tua siswa pun sempat membuat petisi untuk mengeluarkan FT, namun sebelum petisi tersebut dikirimkan, pihak Dinas Pendidikan sudah melakukan mediasi.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas