Di Bogor, Pengusaha Yusuf Hamka Sepakat dengan Prabowo: MBG Ciptakan Lapangan Kerja
Jusuf Hamka sebut MBG dorong UMKM dan lapangan kerja, Prabowo tegaskan program kurangi kesenjangan sosial.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Tokoh Muslim sekaligus pengusaha Jusuf Hamka menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru memperkuat UMKM dan membuka lapangan kerja.
- Ia mengajak publik mendukung program pemerintah serta menyerahkan isu halal-haram kepada ulama.
- Presiden Prabowo Subianto menambahkan, MBG terbukti menurunkan kesenjangan sosial dan menyerap tenaga kerja di daerah.
TRIBUNNEWS.COM - Tokoh Muslim sekaligus pengusaha nasional Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun, menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mematikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Babah Alun, program MBG justru membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam membuka lapangan kerja baru dan memperkuat rantai pasok masyarakat.
“Saya pikir tidak pas. Dengan adanya MBG ini, banyak lapangan pekerjaan yang tercipta,” ujar Babah Alun saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2).
UMKM Jadi Pemasok Utama Program MBG
Babah Alun menjelaskan, selama ini UMKM berperan sebagai katalis utama dalam pemberdayaan koperasi dan para pemasok bahan baku yang dibutuhkan dalam program MBG.
Komoditas seperti telur, ayam, ikan, daging, susu, hingga sayur-mayur disebut ikut terserap melalui program tersebut.
“Peternak telur, peternak ayam, ikan, semua daging, semuanya ikut terbeli. Sayur-sayuran juga terbeli,” ungkapnya.
Ia menilai program ini seharusnya dilihat sebagai peluang ekonomi, bukan ancaman bagi pelaku usaha kecil.
Ajak Publik Sempurnakan Program Bersama
Meski mengakui bahwa pelaksanaan MBG saat ini belum sepenuhnya sempurna, Babah Alun menegaskan bahwa program tersebut perlu menjadi fokus bersama agar ke depan lebih tepat sasaran.
Ia mendorong perbaikan kualitas, pengawasan, kolaborasi lintas pihak, serta penyesuaian mekanisme agar manfaatnya semakin luas.
“Memang mungkin saat ini belum sempurna. Seperti saya bilang, yuk kita sempurnakan bersama-sama,” katanya.
Babah Alun juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Yuk kita dukung program pemerintah. Karena pemerintah bukan hanya MBG, tapi juga menyerap tenaga kerja orang-orang kita,” tegasnya.
Soal Halal-Haram Pendanaan MBG, Babah Alun: Serahkan ke Ulama
Selain soal ekonomi, Babah Alun turut menanggapi diskursus publik terkait aspek halal-haram pendanaan program MBG.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah menghakimi dan menyerahkan penilaian tersebut kepada para ulama yang memiliki otoritas dalam mengeluarkan fatwa.
“Kalau orang-orang bisa menghukum seseorang dengan haram, kafir, nanti akhirnya menjadi apa ini negeri?” ujarnya.
Baca tanpa iklan