Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

9 Hari Tak Kembali Usai Pamit Tagih Utang Rp 2 Juta, Jasad Umar Terbungkus Karung, Ini Sosoknya

Sebelumnya ditemukan tewas terbungkus karung, Umar Gayam sempat pamit kepada keluarga untuk menagih utang Rp 2 juta.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Dewi Agustina
zoom-in 9 Hari Tak Kembali Usai Pamit Tagih Utang Rp 2 Juta, Jasad Umar Terbungkus Karung, Ini Sosoknya
Tribun Sorong/Kolase/Taufik Nuhuyanan/Istimewa
JASAD DALAM KARUNG - Aparat kepolisian mengevakuasi jasad terbungkus karung putih di Jalan Kontainer, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya ke kantong jenazah, Selasa (17/2/2026). (tengah) Maulud Yapono, paman korban. (kiri) Polres Sorong berhasil mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan seorang pemuda yang jasadnya ditemukan terbungkus karung di kawasan Jalan Kontainer, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa (17/2/2026). 

 

PENANGKAPAN PELAKU - Polres Sorong berhasil mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan seorang pemuda yang jasadnya ditemukan terbungkus karung di kawasan Jalan Kontainer, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa (17/2/2026).
PENANGKAPAN PELAKU - Polres Sorong berhasil mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan seorang pemuda yang jasadnya ditemukan terbungkus karung di kawasan Jalan Kontainer, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa (17/2/2026). (Tribun Sorong/Istimewa)

 

Jasad korban akhirnya ditemukan di belakang kawasan tersebut.

"Kami mencari bersama polisi. Jasad ditemukan di belakang Jalan Kontainer dan polisi yang pertama melihat," kata Maulud.

Korban tercatat hilang selama 10 hari sebelum akhirnya ditemukan.

Jasad kemudian dievakuasi untuk keperluan visum.

Pihak keluarga menolak autopsi karena kondisi tubuh korban sudah rusak.

Rekomendasi Untuk Anda

Keluarga sempat membawa jenazah ke Polres Sorong untuk menuntut keadilan sebelum akhirnya dimakamkan.

Maulud menduga korban tewas akibat penganiayaan.

Saat ditemukan, tangan dan kaki korban terikat serta terdapat luka berat di bagian kepala dan rahang.

"Korban diikat tangan dan kaki, lalu dipukul di bagian kepala dan rahang hingga hancur, kemudian dimasukkan ke dalam karung," ujarnya.

Keluarga Bawa Jenazah ke Polres Sorong

Kasus ini sempat memicu aksi keluarga yang mendatangi Polres Sorong untuk menuntut agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pihak keluarga menuntut polisi untuk mengungkap kasus ini dan menghukum pelaku dengan hukuman berat.

Mereka membawa jenazah ke kantor Polres Sorong di Aimas, Selasa malam.

Keranda yang berisi jasad korban diletakkan tepat di depan pintu masuk ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sorong.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas