Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Hari Cuaca Ekstrem Terjang Klaten, Bangunan Rusak dan 20 Kendaraan Terdampak

Cuaca ekstrem kembali menghantam daerah. Di Klaten, puluhan bangunan rusak dan 20 kendaraan terdampak setelah dua hari hujan disertai angin kencang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda Kabupaten Klaten selama dua hari berturut-turut pada 17–18 Februari 2026.
  • Kerusakan meliputi genteng beterbangan, rumah tertimpa pohon, kios rusak, hingga bangunan parkir ambruk.
  • Sebanyak 20 kendaraan dilaporkan rusak akibat tertimpa bangunan dan material saat hujan angin.
  • BPBD Klaten mengimbau warga tetap waspada karena puncak musim hujan masih terjadi pada Januari–Februari.

TRIBUNNEWS.COM - Cuaca ekstrem dilaporkan melanda beberapa kawasan di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, sejumlah wilayah akan dilanda hujan lebat disertai dengan angin kencang.

Salah satu daerah yang diterpa angin kencang yakni di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026).

Bayat merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Klaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi DI Yogyakarta.

Jarak Bayat ke pusat Kabupaten Klaten sendiri lebih dari 12 kilometer.

Pada Selasa lalu, angin kencang menerjang Kecamatan bayat.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut dilaporkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Syahruna.

"Untuk hujan angin yang terjadi Selasa, Kecamatan Bayat dilaporkan yang terdampak," ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Mengutip TribunSolo.com, hujan disertai dengan angin kencang merusak sejumlah bangunan di tiga desa.

"Desa Paseban, Desa Krikilan, dan Desa Beluk yang dilaporkan," jelasnya.

Dikatakan Syahruna, hujan disertai angin tersebut, mengakibatkan genteng hilang hingga bangunan tertimpa pohon.

Baca juga: BRIN Ingatkan Banjir Bandang Bukan Semata karena Cuaca Ekstrem, tapi Alarm Runtuhnya Ekosistem Hutan

"Ada puluhan yang terdampak seperti genting kabur, tertimpa pohon, tertimpa bahan bangunan (rangka baja ringan dan galvalum)," paparnya.

Lalu pada hari Rabu, sejak pagi hujan dan angin kencang menerpa wilayah Klaten.

Dua kecamatan, Delanggu dan Prambanan pun terdampak.

"Kecamatan yang terdampak adalah Prambanan dan Delanggu. Ada dua desa yang terdampak langsung," ujarnya saat dikonfirmasi TribunSolo.com.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas