Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Daerah Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Digitalisasi

Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat percepatan pembangunan infrastruktur dan perluasan layanan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Pemerintah Daerah Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Digitalisasi
HO/IST
INFRASTRUKTUR DAERAH - Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma. Pemerintah Kabupaten Brebes menargetkan percepatan pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya saing daerah. 
Ringkasan Berita:
  • 287 jalan dan 65 jembatan diperbaiki; drainase, tanggul, dan irigasi diperkuat untuk konektivitas dan kendali banjir.
  • Layanan kesehatan ibu-anak, administrasi kependudukan, serta perlindungan sosial menjangkau ratusan ribu warga.
  • Rumah direhab, sekolah diperbaiki, beasiswa diperluas, serta internet gratis didorong untuk percepat digitalisasi dan ekonomi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah satu tahun masa pemerintahan berjalan, Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat percepatan pembangunan infrastruktur dan perluasan layanan kesehatan serta perlindungan sosial yang menjangkau ratusan ribu warga.

Di sektor konektivitas, pemerintah daerah meningkatkan dan memperbaiki 287 ruas jalan kabupaten sepanjang 117,77 kilometer serta memperbaiki 65 jembatan.

Perbaikan ini dinilai memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi antarwilayah.

Upaya pengendalian banjir juga diperkuat melalui perbaikan 99,8 km drainase, normalisasi dan pembangunan 721,49 km saluran pembuang dan tanggul, serta rehabilitasi 53,73 km tanggul bantaran sungai di wilayah rawan genangan.

Akses layanan dasar turut diperluas. Sebanyak 1.742 sambungan rumah tangga air bersih terbangun dan jaringan layanan bertambah sekitar 54 km.

Di sektor pertanian, pemeliharaan 2.541 hektare daerah irigasi dilakukan guna menjaga produktivitas dan ketahanan pangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada bidang kesehatan, layanan ibu dan anak menjangkau puluhan ribu penerima manfaat, termasuk 20.298 ibu hamil, 21.944 ibu bersalin, serta pemantauan 113.759 balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Kependudukan Pemerintah Kabupaten Brebes juga memperkuat pelayanan publik melalui administrasi kependudukan. Sepanjang tahun pertama, 773.798 warga terbantu melalui berbagai layanan dokumen kependudukan.

Pelayanan ini dinilai penting untuk memastikan warga memiliki identitas hukum yang sah sebagai syarat akses pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, dan layanan publik lainnya.

Program perlindungan sosial daerah menjangkau 3.958 warga, sementara 2.000 keluarga graduasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) menandai peningkatan kemandirian ekonomi.

Pemerintah daerah juga menyalurkan insentif kepada sekitar 21.000 pegiat keagamaan, termasuk guru ngaji dan pengasuh pesantren, sebagai bagian dari penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Kemudian, sebanyak 1.375 rumah tidak layak huni direnovasi melalui program bedah rumah. 

Program jambanisasi menjangkau 1.581 rumah tangga, sementara peningkatan jalan lingkungan sepanjang 32,17 km dan pemasangan 827 titik penerangan jalan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Lalu ada perbaikan fasilitas di 239 sekolah, disertai program akses pendidikan seperti kesempatan kedua bagi 13.081 warga dewasa, beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana bagi 480 mahasiswa, serta program Gas Rolas yang mengembalikan 628 anak ke bangku sekolah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Brebes, Eko Warsito, mengatakan capaian tahun pertama ini menjadi fondasi percepatan pembangunan daerah sekaligus penguatan layanan publik berbasis digital.

“Fokus pemerintah daerah adalah memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur diperbaiki, layanan kesehatan diperluas, dan perlindungan sosial diperkuat. Ini menjadi pijakan untuk mempercepat kesejahteraan warga Brebes,” ujarnya dikutip Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga mendorong pemerataan akses digital melalui program Brebes Merdeka Internet, yakni penyediaan akses internet gratis bagi masyarakat di ruang-ruang publik seperti Alun-Alun Brebes, kawasan Monumen Perjuangan, dan sentra wisata kuliner.

Menurutnya, ketersediaan internet gratis di ruang publik tersebut diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperluas akses informasi, serta mempercepat transformasi digital di daerah.

Ia juga menambahkan, stabilitas daerah yang terjaga menjadi modal penting dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi ke depan.

Dengan capaian tahun pertama ini, Pemerintah Kabupaten Brebes menargetkan percepatan pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya saing daerah.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas