Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Delapan Petugas KPK Geledah Rumah Joglo Milik Dalang di Klaten

Sejumlah petugas KPK datang menggeledah rumah Ki Dalang Mulyono Purwo pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.51 WIB di Klaten, Jateng.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Delapan Petugas KPK Geledah Rumah Joglo Milik Dalang di Klaten
Tribunnews.com/TribunSolo.com/Zharfan Muhana
PENGGELEDAHAN RUMAH DALANG - Rumah milik dalang Mulyono Purwo Wijoyo di Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, tampak sepi, Jumat (6/2/2026). Mulyono yang menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Rabu (4/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • KPK geledah rumah joglo milik Ki Dalang Mulyono Purwo di Kabupaten Klaten, Jateng. 
  • Penggeledahan berlangsung pada Kamis (19/2/2026) kemarin, ada dua rumah yang digeledah.
  • Penggeledahan ini buntut kasus korupsi yang menyeret sang dalang sebagai tersangka.
  • Selain sebagai Dalang, Mulyono juga merupakan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, tersangka kasus dugaan suap restitusi pajak senilai Rp 1,5 miliar.

 

TRIBUNNES.COM, KLATEN - Sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang menggeledah rumah Ki Dalang Mulyono Purwo pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.51 WIB di Klaten, Jateng.

Mulyono Purwo Wijoyo yang juga Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin kini berstatus tersangka kasus dugaan suap restitusi pajak senilai Rp 1,5 miliar.

Ketua RW 02 setempat, Marsudianto, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.

"Benar, penggeledahan kemarin Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.51 WIB," ujarnya, saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (20/2).

 

Dua Rumah Digeledah Selama 1,5 Jam

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Marsudianto, ada dua bangunan yang menjadi sasaran penggeledahan.

"Dua rumah (yang digeledah)," paparnya.

Satu merupakan rumah hunian bertingkat berwarna putih, sementara satunya lagi bangunan joglo yang berdiri tak jauh dari rumah utama.

Sebanyak delapan petugas KPK datang menggunakan dua mobil.

Mereka memeriksa berbagai sudut ruangan secara teliti, dari kamar, ruang tamu, hingga laci-laci lemari.

Proses penggeledahan berlangsung sekitar satu setengah jam.

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Kepala KPP Banjarmasin Mulyono Ternyata juga Jabat Komisaris di Banyak Perusahaan

Di tengah proses itu, ketegangan keluarga begitu terasa. Marsudianto mengungkapkan, perwakilan keluarga sempat diliputi rasa takut saat petugas datang.

"Kaget ya beliau (keluarga), berani merapat itu setelah saya datang. Nah. Baru mau ngomong," kata Marsudi.

Selain dirinya, penggeledahan juga disaksikan Ketua RT serta dua orang perwakilan keluarga.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas