Jelang Mudik Lebaran 2026, Truk Over Dimensi Masih Lintasi Trans Sumatera
Truk over dimensi masih melintas jelang Mudik 2026. Tol tampung 5.000 kendaraan per hari, rekayasa lalu lintas disiapkan.
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Truk over dimensi masih melintas jelang mudik
- Tol Bayung Lencir tampung 5.000 kendaraan per hari
- Contraflow dan one way disiapkan antisipasi lonjakan
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI — Sejumlah kendaraan over dimensi masih terlihat beroperasi di jalur Trans Sumatera jelang arus mudik Lebaran 2026.
Temuan itu menjadi sorotan saat Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung kesiapan jalur di Jambi, Senin (23/2/2026).
Agus mengatakan, arus lalu lintas di Trans Sumatera relatif terkendali.
Namun, ia menekankan pentingnya pembatasan kendaraan over dimensi saat Operasi Ketupat digelar.
“Saya lihat Trans Sumatera cukup terkendali, tetapi masih banyak kendaraan yang masih beroperasi. Mudah-mudahan nanti pada saat Operasi Ketupat, kendaraan yang over dimensi tidak melakukan operasional. Karena kita harus mengedepankan rekan-rekan dan saudara kita yang sedang mudik dan balik,” kata Agus.
Tol Bayung Lencir Tampung 5.000 Kendaraan per Hari
Selain jalur arteri Trans Sumatra, peninjauan juga dilakukan di Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino.
Berdasarkan data traffic counting yang dipantau, ruas tol tersebut dilalui sekitar 5.000 kendaraan per hari.
Menurut Agus, keberadaan tol strategis untuk membagi beban kendaraan dari jalur arteri.
“Artinya, ketika kendaraan beroperasi di Trans Sumatera atau arteri, sekarang bisa dibagi dengan adanya tol ini,” ujarnya.
Pembagian arus itu diharapkan memperlancar perjalanan pemudik menuju Palembang, Riau, hingga Sumatera Barat.
Titik Rawan dan Skema Rekayasa Lalu Lintas
Korlantas Polri juga mengecek pelabuhan penyeberangan, simpul transportasi, serta titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
Pengecekan meliputi:
- Kesiapan infrastruktur dan rambu keselamatan
- Pos pelayanan dan pos terpadu
- Kesiapan personel di lapangan
- Sistem command center dan pemantauan CCTV
Sejumlah skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan, termasuk contraflow, one way, dan pengaturan arus di titik kepadatan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan seluruh jalur yang akan dilalui pemudik dalam kondisi siap, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapan personel,” ujar Agus.
Operasi Ketupat Dipimpin Kapolda Jambi
Pelaksanaan Operasi Ketupat di wilayah Jambi nantinya akan dipimpin langsung Kapolda Jambi Irjen Krisno H. Siregar.