Minibus Tertemper KA Pandalungan di Grobogan hingga Terpental, 3 Penumpang Tewas
Kecelakaan terjadi di Grobogan, Jawa Tengah, minibus tertabrak KA Pandalungan, Selasa (24/2/2026) malam, akibatnya tiga penumpang minibus tewas.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ketika minibus tertabrak KA Pandalungan, Selasa (24/2/2026) malam.
- Tiga penumpang minibus tewas, sementara kendaraan terseret dan terbalik sejauh puluhan meter dari titik kejadian.
- Setelah kejadian KA Pandalungan kembali beroperasi dengan keterlambatan 40 menit, dan PT KAI mengimbau pengguna jalan untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan tragis yang melibatkan mobil dan kereta api kembali mengguncang perhatian publik.
Sebuah minibus Daihatsu Sigra tertabrak Kereta Api (KA) Pandalungan jurusan Surabaya–Gambir di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api, sekaligus menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas dan penguatan sistem pengamanan di jalur perlintasan.
Peristiwa tersebut terjadi saat minibus yang membawa rombongan peziarah melintas di perlintasan kereta api sebidang di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.
Saat itu, KA Pandalungan melaju dari jalur hilir petak Stasiun Tegowanu–Gubug.
Informasi kejadian ini disampaikan langsung oleh PT KAI melalui akun X resmi @KAI121, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Tersisa 103 Ribu Kursi, KAI Daop I Jakarta Catat 532 Ribu Tiket Sold Out Periode Lebaran 2026
“Telah terjadi insiden KA Pandalungan (31) tertemper mobil di petak km 24+8 jalur hilir Stasiun Tegowanu–Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 23.05 WIB,” tulis akun @KAI121, Rabu (25/2/2026).
Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang minibus Daihatsu Sigra dilaporkan meninggal dunia.
Penjaga perlintasan kereta api, Nur Hamid, mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan peringatan kepada pengemudi sebelum kejadian.
Namun, minibus tetap melaju meski palang sudah ditutup dan peluit peringatan telah dibunyikan.
Baca juga: Duduk Perkara Ojek Jadi Tersangka, Berawal Kecelakaan Gara-gara Jalan Berlubang, Penumpangnya Tewas
“Sudah diperingatkan dengan lampu dan peluit, tapi tidak dengar, langsung nyelonong,” ujar Nur Hamid, Rabu (25/2/2026), dikutip dari KompasTV.
Ia menambahkan, minibus tersebut sempat terseret dan terbalik sebelum akhirnya berhenti.
"Akhirnya kejadian tak terhindarkan, tertabrak, terjadi laka itu, sempat terpental dan terbalik," imbuhnya.
Kendaraan terseret sejauh sekitar 50 meter dari titik awal kejadian.
Dua korban dievakuasi dari dalam kendaraan, sedangkan satu korban lainnya terpental hingga ke area persawahan.
Baca juga: Sopir Tertidur, 24 Penumpang Jadi Korban dalam Kecelakaan Dua Bus Transjakarta Koridor 13
Baca tanpa iklan