Ledakan Petasan di Ponorogo Getarkan Kaca Rumah Warga yang Jaraknya 3 Kilometer dari TKP
Ledakan di Ponorogo tewaskan 1 siswa SMP. Suara ledakan terdengar hingga 3 kilometer dari lokasi, kaca jendela warga ikut bergetar
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Kasus ledakan petasan hingga timbulkan korban jiwa kembali terjadi.
Seorang pelajar SMP di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur tewas setelah terkena ledakan petasan, Minggu (1/3/2026).
Dua orang lainnya juga dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bakar akibat ledakan di salah satu rumah di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ini.
Kasus ini jadi sorotan karena penyalahgunaan bahan pembuat petasan sudah diatur dalam dalam pasal 306-308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru.
UU yang baru tersebut melarang penggunaan bahan peledak yang menyasar pembuat hingga penggunakan untuk menjaga keamanan hukum.
Tak tanggung-tanggung, ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun menanti.
Petasan yang berpotensi mengganggu lingkungan juga diatur dalam Pasal 265 UU No 1/2023 soal ketertiban juga menyebut soal denda hingga Rp 10 juta.
Lalu ada UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Peraturan Kepala Polri (Perkapolri) Nomor 17 Tahun 2017 yang mengatur soal kembang api.
Ledakan dari rumah milik warga bernama Minten ini ternyata terdengar hingga tiga kilometer dari TKP.
Warga kecamatan tetangga, Dwiyono mengatakan hal tersebut.
"Terdengar sampai rumah saya, mbak," saat ditemui TribunJatim.com.
Baca juga: Ledakan Petasan di Ponorogo Tewaskan Seorang Pelajar SMP, Saksi Mata: Dahsyat Saya Dengar
Dwiyono merupakan Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo yang jaraknya tiga kilometer dari lokasi ledakan.
Bahkan, Dwi mengaku kaca rumahnya bergetar saat ledakan terjadi.
"Jendela rumah saya saja sampai bergetar. Padahal rumah saya cukup jauh, lo, sekitar 3 kilometer," ujarnya.
Warga lain, Siswanto, Kepala Dusun Pendem, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo mengatakan, saat ia mendengar ledakan yang tak jauh dari rumahnya, ia langsung menuju ke lokasi.
Baca tanpa iklan