Sosok Pecatan TNI yang Tewas Dianiaya Satpam di Deli Serdang, Jasad Ditemukan Warga
Seorang pecatan TNI tewas dianiaya satpam PTPN IV di Deli Serdang usai ketahuan mencuri sawit, kasus ini memicu sorotan soal aksi main hakim sendiri.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Indra Utama (45), mantan prajurit TNI, tewas setelah dipukuli empat satpam PTPN IV di Deli Serdang karena mencuri empat tandan sawit.
- Polisi telah menangkap para pelaku dan mendalami dugaan keterlibatan anggota TNI aktif.
- Keluarga korban menyesalkan tindakan main hakim sendiri dan menuntut keadilan.
TRIBUNNEWS.COM - Praktik main hakim sendiri masih menjadi persoalan serius di Indonesia.
Fenomena ini muncul ketika masyarakat mengambil tindakan hukum dengan cara kekerasan, alih-alih menyerahkan pelaku ke aparat berwenang.
Data Komnas HAM menunjukkan ratusan kasus serupa terjadi setiap tahun, banyak di antaranya berakhir dengan korban jiwa.
Di Deli Serdang, Sumatera Utara, seorang pecatan TNI bernama Indra Utama (45) tewas setelah dianiaya oleh empat satpam perkebunan PTPN IV.
Indra Utama ketahuan mencuri empat tandan kelapa sawit di perkebunan PTPN IV, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (3/3/2026).
Korban merupakan mantan prajurit TNI yang pernah bertugas di satuan Raider Binjai sebelum dipecat pada 2017.
Setelah ditangkap satpam, korban dipukuli hingga tewas dan jasad ditemukan warga dalam kondisi penuh luka lebam.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, mengatakan empat satpam telah ditangkap yakni DFS (24), RD (22) IDP (23) MI, (35).
"Mereka lah yang mengatakan ada melakukan penganiayaan. Ada yang melakukan pemukulan menggunakan tangan, ada yang melakukan tendangan menggunakan kaki di bagian punggung, kepala, dada," ungkapnya, dikutip dari TribunMedan.com.
Pihaknya masih mendalami keterlibatan anggota TNI aktif dalam kasus penganiayaan.
"Kami berkordinasi dengan Kodam I BB soalnya dugaan keterlibatan anggota aktif. Bukan kami yang menangani," katanya.
Baca juga: Dedi Mulyadi Temui Istri Pelaku Penganiayaan Pencuri Labu di Cianjur, Tolak Ringankan Hukuman
Sebelumnya, Kepala Dusun setempat, Sudarmanto, mengatakan ada laporan penemuan jasad yang tewas tak wajar.
"Kami lihat, sudah meninggal si korban ini, Indra Utama. bahkan sudah kaku. jenazahnya saya ambil dan langsung naik ke mobil ambulans," tuturnya.
Lokasi penganiayaan berada di tempat penjualan kelapa sawit karena para satpam sudah mengetahui aksi pencurian.
Baca tanpa iklan