Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Hendri Praja, Wakil Bupati Rejang Lebong: Bergelar S3, Pernah Jadi Staf Kelurahan

Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja terjaring OTT KPK terkait dugaan suap proyek bersama Bupati Fikri Thobari

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Profil Hendri Praja, Wakil Bupati Rejang Lebong: Bergelar S3, Pernah Jadi Staf Kelurahan
Tribunnews.com/IST
WABUP REJANG LEBONG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah pihak dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Provinsi Bengkulu pada Senin (9/3/2026) malam. Salah satunya Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja. Di balik kasus yang kini menjeratnya, Hendri Praja dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi dengan karier mengagumkan 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK bersama Bupati Muhammad Fikri Thobari terkait dugaan suap proyek di pemerintahan daerah 
  • Lahir pada 1985, Hendri dikenal sebagai birokrat muda dengan latar belakang pendidikan tinggi hingga S3 dan aktif di berbagai organisasi pemerintahan dan olahraga 
  • Sebelum terjun ke politik, ia berkarier sebagai ASN di Musirawas dan kemudian maju sebagai Wakil Bupati Rejang Lebong

 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU – Sosok Hendri Praja, Wakil Bupati Rejang Lebong, menjadi sorotan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Penangkapan tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026) bersama Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.

Di balik kasus yang kini menjeratnya, Hendri Praja dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi.

Lahir di Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, pada 2 Februari 1985, ia menjalani pendidikan dimulai dari SDN 37 Apur pada 1992–1998.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Madinatul Hadid Cilegon pada 1998–2000 sebelum berpindah ke SMP Negeri 2 Blitar pada 2000–2001.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah itu, Hendri menempuh pendidikan di SMKN 3 Lubuklinggau pada 2001–2003 dan melanjutkan ke SMA Plus Bina Satria Lubuklinggau hingga lulus pada 2004.

Baca juga: Sepaket Kena OTT KPK, Adu Harta Kekayaan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Bengkulu

Pendidikan tinggi kemudian ditempuhnya di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada 2004–2008, lembaga yang dikenal mencetak kader birokrasi pemerintahan.

Tak berhenti di situ, Hendri melanjutkan studi Magister (S2) di Universitas Bengkulu pada 2008–2011.

Ia kemudian meraih gelar Doktor (S3) dari Universitas Sriwijaya pada 2016–2019.

Dengan latar belakang pendidikan tersebut, Hendri sempat dikenal sebagai sosok birokrat muda yang memiliki potensi di bidang pemerintahan.

Karier ASN hingga Politik

Sebelum terjun ke dunia politik, Hendri Praja berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Musirawas.

Selama menjadi ASN, ia pernah menduduki berbagai jabatan struktural, mulai dari staf, sekretaris lurah, lurah, pelaksana tugas (Plt) camat, kepala bagian hingga analis di lingkungan pemerintahan daerah.

Namun, karier birokrasi tersebut akhirnya ia tinggalkan untuk maju di dunia politik. Hendri kemudian mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Rejang Lebong mendampingi Muhammad Fikri Thobari.

Keputusan tersebut disebutnya sebagai panggilan hati sekaligus dorongan dari masyarakat Lembak yang menginginkan dirinya maju dalam kontestasi politik daerah.

Baca juga: Pasca OTT-Bupati Rejang Lebong: Ruang Kerja Disegel, Rumah Dinas Ditutup dan Dijaga Ketat

Aktivitas Organisasi
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas