Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi di Bengkulu Meninggal Mendadak saat Hendak Amankan Arus Mudik

Kabar Duka, Ipda Rodi Pasha, Polisi di Bengkulu meninggal mendadak saat hendak amankan arus mudik, sempat sesak dada dan pingsan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polisi di Bengkulu Meninggal Mendadak saat Hendak Amankan Arus Mudik
HO/IST/TribunBengkulu
KABAR DUKA - Ucapan duka yang disampaikan Polres Bengkulu Tengah atas meninggalnya Kaposyan Liku Sembilan Ipda Rodi Pasha. Kaposyan Liku Sembilan yang juga Wakapolsek Taba Penanjung, Ipda Rodi Pasha, meninggal dunia secara mendadak pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Kabar Duka dari jajaran Polres Bengkulu Tengah. 
  • Kaposyan Liku Sembilan yang juga Wakapolsek Taba Penanjung, Ipda Rodi Pasha, meninggal dunia.
  • Ipda Rodi Pasha meninggal mendadak pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB saat hendak amankan arus mudik.
  • Ipda Rodi sempat mengeluh sesak dada lalu pingsan.

 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - Kabar duka, Kaposyan Liku Sembilan yang juga Wakapolsek Taba Penanjung, Ipda Rodi Pasha, meninggal dunia secara mendadak pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Ipda Rodi Pasha meninggal dunia saat hendak bertugas mengamankan arus mudik Lebaran 2026.

Sebelum meninggal, dia juga sempat mendapatkan penanganan medis di RSD Sungai Lemau.

 

KRONOLOGI

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, sebelum meninggal dunia almarhum sempat bersiap berangkat menuju Pos Pelayanan (Posyan) Liku Sembilan untuk menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun di tengah perjalanan, Ipda Rodi Pasha mengeluhkan sesak pada bagian dada.

Ia kemudian memutuskan untuk beristirahat sejenak di Pos Terpadu yang berada di pintu exit tol Taba Penanjung.

Baca juga: Situasi Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Gilimanuk hingga Tanjung Priok, Mobilitas Pemudik Meningkat

Di lokasi tersebut, Ipda Rodi sempat menyampaikan kepada rekan-rekan petugas bahwa dirinya merasakan sesak di bagian dada.

Saat dilakukan pengecekan, diketahui tensi darahnya cukup tinggi.

Beberapa saat kemudian, ketika masih berbincang dengan anggota yang bertugas di Pos Terpadu, Ipda Rodi tiba-tiba pingsan.

Melihat kondisi tersebut, rekan-rekannya langsung membawa Ipda Rodi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daerah (RSD) Sungai Lemau untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah lebih dari satu jam menjalani penanganan, Ipda Rodi Pasha dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Sejumlah anggota kepolisian, termasuk Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, telah menyampaikan ucapan duka melalui status WhatsApp.

“Kapolres Bengkulu Tengah beserta staf, jajaran dan Bhayangkari mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Ipda Rodi Pasha, Wakapolsek Taba Penanjung,” tulis Kapolres dalam status tersebut.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas