Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mudik 2026 Penuh Cerita: Ada yang Turun dari Bus, Kejar Pelabuhan Naik Ojek

Mudik Bali-Jawa penuh drama: macet puluhan km, pemudik jalan kaki hingga naik ojek demi kejar penyeberangan di Gilimanuk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Lonjakan mudik Lebaran berbarengan Nyepi picu kemacetan panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
  • Rombongan pemudik dari Bali berjalan kaki 3 jam karena bus terjebak macet tanpa sinyal.
  • Perjalanan yang normalnya 18 jam molor drastis, bahkan ada yang belum menyeberang hingga 30 jam.
  • Sejumlah pemudik rela turun dari kendaraan dan naik ojek agar tak tertinggal jadwal.
  • Kepadatan dipicu mobilitas tinggi dan warga menghindari pembatasan aktivitas saat Nyepi.

TRIBUNNEWS.COM - Gelombang mudik Lebaran 2026 kembali menghadirkan cerita-cerita perjuangan para perantau menuju kampung halaman.

Di tengah padatnya arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, kisah para pemudik jadi potret nyata beratnya perjalanan pulang yang harus ditempuh.

Banyak perantau yang mudik di waktu yang bersamaan hingga membuat kepadatan di arah menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Bahkan, kemacetan mencapai puluhan kilometer karena mobilitas masyarakat yang tinggi.

Pelabuhan Gilimanuk sendiri masih terpantau padat per Selasa (17/3/2026) pagi.

Kepadatan menuju Gilimanuk sendiri sudah terpantau sejak Minggu (15/3/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Kemacetan tersebut karena banyak perantau yang mudik dalam waktu bersamaan karena Lebaran 2026 berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Saat Nyepi, aktivitas di Pulau Dewata dihentikan sementara selama satu hari, dan hal tersebut dihindari pemudik dengan melakukan perjalanan jauh sebelum Nyepi pada Kamis (19/3/2026) mendatang.

Salah satu cerita perjuangan dalam menghadapi macetnya perjalanan menuju Gilimanuk datang dari rombongan pemudik dengan tujuan Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah.

Mereka berangkat dari Ubud, Bali pada Minggu (15/3/2026) pada pukul 11.00 Wita.

"Kami naik bus yang kami sewa, ongkos perorangnya sekitar Rp 450.000," kata salah satu pemudik, Budi.

Baca juga: Demi Pulang Kampung, Pemudik Bertahan 20 Jam di Kemacetan Menuju Gilimanuk

Budi menjadi pemandu pemudik lainnya karena telah 14 tahun bekerja di Bali.

Normalnya, lanjut Budi, perjalanan bisa ditempuh selama 18 jam dari Bali menuju Grobogan.

Namun di tengah perjalanan, mereka harus bersabar karena kemacetan mulai terasa, bahkan saat bus belum ada satu jam berjalan.

"Mulai kota (Denpasar) sudah kena macet," tuturnya.

antrean di pelabuhan gilimanuk bali asdfw3f
ANTREAN DI GILIMANUK- Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. PT ASDP Indonesia Ferry menerapkan operasi sangat padat untuk penyebrangan lintas Jawa-Bali, Senin (16/3/2026).
Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas