Cerita Pemudik Gowes Sepeda dari Tangerang ke Klaten dan Rangkasbitung Menuju Purbalingga
Cerita Sunaryo dan Jeni, pemudik dari Banten dan Tangerang memilih gowes ratusan kilometer demi pulang ke kampung halaman.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Berbekal sepeda kayuh, Sunaryo dan Jeni memilih gowes ratusan kilometer demi mudik Lebaran.
- Sunaryo adalah pemudik dari Tangerang menuju Klaten, sedangkan Jeni dari Banten ke Purbalingga.
- Mereka rela menempuh ratusan kilometer untuk pulang ke kampung halaman.
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah ramainya kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026, dua orang pria memilih cara berbeda untuk kembali ke kampung halaman.
Berbekal sepeda kayuh dan tekad kuat, Sunaryo dan Jeni gowes atau bersepeda ratusan kilometer untuk mudik Lebaran.
Tak sekedar perjalanan pulang, rupanya gowes sepeda juga menjadi petualangan penuh cerita bagi dua pemudik asal Klaten, Jawa Tengah dan Purbalingga, Jawa Tengah itu.
Pertama, seorang pria bernama Sunaryo menempuh perjalanan dari Tangerang menuju Klaten menggunakan sepeda.
Sunaryo terlihat mengayuh sepedanya melintasi Jalur Pantura Cirebon, tepatnya di simpang empat Pemuda Kota Cirebon, Senin (16/3/2026).
Tak tanggung-tanggung, ratusan kilometer ditempuhnya demi bertemu keluarga di Klaten.
Dikutip dari TribunJabar.id, Sunaryo tampak mengenakan jersey berwarna kuning-oranye bertuliskan 'Gowes Mudik', helm, serta kacamata hitam.
Pria berusia 55 tahun tersebut, terus mengayuh sepeda sambil membawa perlengkapan perjalanan di tas yang terpasang di bagian belakang sepedanya.
Di sela perjalanannya, Sunaryo mengaku sudah memulai perjalanannya sejak Sabtu (14/3/2026) malam.
“Asal dari Tangerang, mau ke Klaten,” kata Sunaryo, Senin.
Baca juga: Bawa Hewan Peliharaan Mudik, Warga Depok Ini Boyong 8 Ayam Aduan ke Brebes
Bukan Pertama Kalinya
Lebih lanjut, Sunaryo menceritakan, mudik menggunakan sepeda onthel bukan kali pertama dilakukan.
Tahun ini, bagi Sunaryo adalah pengalaman keempatnya pulang kampung dengan cara yang sama.
“Sudah dari Sabtu malam berangkatnya. Ini sudah beberapa kali, sekarang tahun keempat mudik naik sepeda,” ucapnya.
Baca tanpa iklan