Perkuat Silaturahmi dengan Warga Jatim, Demokrat Gelar Ramadan Berbagi dan Peduli
Ibas gelar Ramadan Demokrat Peduli di Jatim, berbagi bantuan dan dorong kepedulian sosial serta kebersamaan masyarakat
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Edhie Baskoro Yudhoyono menggelar Ramadan Demokrat Peduli di Jawa Timur dengan menyapa warga dan menyalurkan bantuan.
- Kegiatan ini jadi momentum memperkuat kepedulian sosial, sekaligus memastikan program perumahan, ekonomi, dan mudik gratis berjalan untuk masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM - Partai Demokrat menggelar acara ‘Ramadan Demokrat Peduli dan Berbagi’.
Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, menyapa sejumlah warga Jawa Timur, seperti Magetan, Ngawi, Pacitan dan Ponorogo.
Acara ini menjadi momen berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Menurut dia, Ramadan bukan hanya soal Ibadah, tetapi momentum memperkuat kebersamaan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Di sini kita belajar sabar, ikhlas, dan peduli,” ujarnya.
Selama Ramadan, dia aktif melakukan kegiatan mulai dari meninjau program perumahan, irigasi, pelatihan ekonomi kreatif, hingga memastikan program dapur masyarakat berjalan optimal.
Ia juga rutin bertemu tokoh agama serta menginisiasi program mudik gratis.
Dia mengungkapkan keinginan agar kehadiran Partai Demokrat di Jawa Timur dan daerah lainnya bermanfaat bagi warga sekitar.
“Ini bukti Demokrat hadir, peduli, dan berbagi. Kita tidak diam, tapi turun langsung untuk meringankan beban masyarakat,” tegasnya.
Ibas juga mengingatkan para kader agar tetap solid dan dekat dengan rakyat. Ia menilai kader di daerah adalah ujung tombak partai.
“Harus kompak dan selalu dekat dengan masyarakat. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” pesannya.
Ia menambahkan, partai harus selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat kondisi baik, tetapi juga ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan.
“Partai Demokrat harus terus mendengar, melihat, dan memberi solusi nyata,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Ibas juga mengingatkan pesan Susilo Bambang Yudhoyono agar Partai Demokrat tetap menjadi partai yang bersih, cerdas, dan peduli.
“Politik itu tentang pengabdian. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Baca tanpa iklan