Nenek 80 Tahun di Jambi Tak Berdaya Lawan 2 Perampok yang Satroni Warung Kopinya
Lebaran hari pertama Sabtu (21/3/2026), nenek Ahuwa (80) tak berdaya melawan dua perampok yang beraksi di warungnya, korban terluka dipukul bambu
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Perampokan disertai kekerasan menimpa nenek 80 tahun bernama Ahuwa.
- Peristiwa terjadi di warung milik korban di Kelurahan Singkep, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
- Nenek malang ini diserang dalam kondisi seorang diri, lalu harta bendanya dirampok.
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Nenek Ahuwa (80) di Jambi jadi korban perampokan disertai kekerasan.
Peristiwa terjadi di rumahnya yang juga digunakan sebagai warung di Kelurahan Singkep, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat kejadian, Nenek Ahuwa dalam kondisi seorang diri, lalu harta bendanya dirampok.
Rampok Modus Pesan Mi Instan dan Kopi
Informasi yang dihimpun Tribun Jambi, bermula ketika dua perampok datang dengan berpura-pura sebagai pembeli.
Keduanya memesan mi instan dan kopi.
Mereka sempat berbincang dengan nenek Ahuwa.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Istri Pegawai Pajak di Manokwari Orang Dekat, Motif Rampok untuk Bayar Utang Judol
Kepada sang nenek, pelaku mengaku berasal dari wilayah Lambur.
Mereka sedang menunggu kapal pengangkut kelapa sawit.
Tanpa curiga, nenek Ahuwa menyiapkan pesanan tersebut.
Detik-detik Nenek Ahuwa Dipukul Tongkat Bambu
Setelah selesai makan, pelaku tiba-tiba mengambil tongkat bambu milik nenek Ahuwa yang biasa digunakan untuk berjalan.
Tongkat itu kemudian dipakai untuk menyerang sang nenek.
Korban dipukul pada bagian kepala dan tangan hingga mengalami luka berat.
Baca tanpa iklan