Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kronologi Kecelakaan Maut di Situbondo yang Tewaskan Dua Pelajar

Dua pelajar tewas usai motor yang ditumpangi bertabrakan dengan pikap di Pantura Situbondo. Diduga terjadi saat menyalip kendaraan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kronologi Kecelakaan Maut di Situbondo yang Tewaskan Dua Pelajar
Tribun Jabar/net
ILUSTRASI LAKALANTAS - Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di jalur Pantura Situbondo. Peristiwa tragis ini melibatkan sepeda motor dan mobil pikap di Jalan Raya Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, pada Minggu (5/4/2026) malam. Dalam insiden tersebut, dua pelajar dilaporkan meninggal dunia. Korban masing-masing berinisial MR (16), warga Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, serta AA (15), warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan. 
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pantura Situbondo, Minggu malam (5/4/2026), melibatkan sepeda motor dan mobil pikap 
  • Dua pelajar, MR (16) dan AA (15), meninggal dunia akibat luka serius, salah satunya wafat dalam perjalanan ke rumah sakit 
  • Polisi menduga kecelakaan terjadi saat korban menyalip kendaraan, namun penyebab pasti masih diselidiki

Laporan Wartawan Surya Izi Hartono 

TRIBUNNEWS.COM, SITUBONDO – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di jalur Pantura Situbondo. Peristiwa tragis ini melibatkan sepeda motor dan mobil pikap di Jalan Raya Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, pada Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam insiden tersebut, dua pelajar dilaporkan meninggal dunia. Korban masing-masing berinisial MR (16), warga Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, serta AA (15), warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

Keduanya mengalami luka parah akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.

MR dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Ia mengalami luka berat di bagian kepala disertai pendarahan hebat.

Sementara itu, AA sempat mendapatkan penanganan awal dan dilarikan menuju rumah sakit.

Baca juga: Sopir Lakalantas Maut Anthony Joshua Dijerat 4 Pasal Berat

Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSU Abdoer Rahem Situbondo.

Rekomendasi Untuk Anda

Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, membenarkan adanya dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Benar, ada dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor dengan nomor polisi P-2334-FC yang dikendarai MR melaju dari arah barat ke timur.

Saat itu, pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.

Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah mobil pikap bernomor polisi N-8621-BM yang dikemudikan oleh J (38), warga Kecamatan Pancokusumo, Kabupaten Malang.

Karena jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Jarak kedua kendaraan terlalu dekat sehingga pengendara tidak sempat mengendalikan laju kendaraannya,” jelas Hariyanto.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi juga tengah dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan.

“Dugaan sementara, pengendara motor kurang berhati-hati saat mendahului. Namun, untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan dan keterangan saksi,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, khususnya di jalur padat seperti Pantura, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

 

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Kronologi Dua Pelajar Tewas Tabrakan dengan Pikap di Pantura Situbondo,

 

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas