Puluhan Rumah Warga Lampung Tengah Rusak Diterjang Puting Beliung saat Hujan Lebat
Cuaca ekstrem terjang Lampung Tengah, puluhan rumah rusak akibat puting beliung. Warga bergotong royong, pemerintah imbau waspada.
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Hujan deras dan puting beliung merusak puluhan rumah di Lampung Tengah.
- Sedikitnya 53 rumah terdampak di Kalirejo, belasan lainnya di Kaliwungu.
- Kerusakan meliputi atap terbang, bangunan roboh, hingga pohon tumbang.
- Tidak ada korban jiwa, warga bersama aparat lakukan penanganan awal.
- Pemerintah imbau masyarakat waspada cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
TRIBUNNEWS.COM - Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga menimbulkan kerusakan permukiman warga.
Pada Minggu (12/4/2026) dini hari, hujan lebat dengan durasi panjang merusak tembok pembatas tanah (TPT) di Sumedang, Jawa Barat hingga merusak bangunan warga.
Di hari yang sama, angin puting beliung melanda Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.
Puluhan rumah warga pun rusak setelah diterjang angin kencang saat hujan lebat turun.
Mengutip TribunLampung.co.id, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah mencatat ada 53 rumah di Kampung Kalirejo yang terdampak angin puting beliung.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman nyata di berbagai daerah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan yang luas tetap mengganggu aktivitas dan kehidupan masyarakat.
Kepala BPBD Lampung Tengah, Ricky Augusta mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pendataan.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Untuk sementara, total rumah terdampak cukup banyak, terutama di Kampung Kalirejo."
"Kami masih melakukan verifikasi di lapangan," ujar Ricky, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Sumedang, Ruko Nyaris Ambruk hingga Rumah Warga Tertimpa Tembok
Sedangkan ada belasan rumah rusak di Kampung Kaliwungu.
"Tak hanya di Kampung Kalirejo, angin puting beliung juga merusak permukiman warga di Kampung Kaliwungu," kata Ricky.
Ia menambahkan, warga bersama aparat setempat telah melakukan pembersihan puing bangunan dan pohon yang tumbang.
"Warga setempat bersama aparat pekon telah melakukan penanganan awal dengan membersihkan puing-puing bangunan dan pohon tumbang secara gotong royong."
Baca tanpa iklan