Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bertemu Gusti Moeng, Andre Rosiade Tanya Janji Menbud Fadli Zon

Andre Rosiade soroti janji revitalisasi Keraton Kilen saat kunjungan ke Solo dengan bertemu Gusti Moeng

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bertemu Gusti Moeng, Andre Rosiade Tanya Janji Menbud Fadli Zon
Instagram/@andre_rosiade
JANJI FADLI ZON - Politikus Gerindra, Andre Rosiade bertemu Gusti Moeng menanyakan janji Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam hal revitalisasi Keraton Solo. 

Ringkasan Berita:
  • Andre Rosiade bertemu dengan Gusti Moeng dalam kunjungannya ke Keraton Solo
  • Ia menanyakan janji Fadli Zon tentang pemugaran keraton
  • Andre juga takjub dengan peninggalan sudut keraton bagian barat

TRIBUNNEWS.COM - Politikus Gerindra dan anggota DPR RI, Andre Rosiade bertemu dengan Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Hangabehi yang juga menjabat Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), GKR Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng.

Bercakap dalam kunjungannya ke Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo belum lama ini, Andre Rosiade menanyakan janji Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.

Janji yang dimaksud terkait dengan rencana revitalisasi sudut bagian Keraton Solo, tepatnya Keraton Kilen (barat) yang dibangun semasa kepemimpinan Raja Paku Buwono X (PB X).

"Bang Fadli janji kapan? Apa yang, berapa anggarannya? Kan dia sudah berapa kali ke sini saya lihat nih. Kemarin waktu Ramadan ya," tanya Andre kepada Gusti Moeng, dalam unggahan video di akun Instagram pribadi @andre_rosiade.

Sembari berjalan mengenalkan bagian-bagian kompleks Keraton Solo, Gusti Moeng menimpali pertanyaan Andre.

Ia mengatakan, Fadli Zon memang akan memugar Keraton Kilen sebagai agenda Kementerian Kebudayaan untuk melestarikan bangunan cagar budaya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kemarin habis lebaran," ucap Gusti Moeng.

Andre yang berjalan berdampingan dengan Gusti Moeng, diikuti oleh rombongannya dari Padang.

Mimik wajahnya terlihat takjub melihat seisi Keraton Solo.

"Istilahnya tinggal dipoles dikit, bagian belakang keren," ungkapnya terkesima melihat kompleks yang dibangun PB X itu.

Tentang Keraton Kilen

Baca juga: Pembayaran Listrik Keraton Solo Ditangguhkan Pemkot Solo, Kubu PB XIV Purbaya Lunasi Tagihan

Mengutip TribunSolo.com, Keraton Kilen sejatinya tidak hanya dipandang sebagai bangunan tua, tetapi juga sebagai representasi strategi kultural dan spiritual dalam menjaga eksistensi Dinasti Mataram Islam.

FADLI ZON - Pada Selasa (16/12/2025), peresmian Revitalisasi Panggung Songgo Buwono dan Museum Keraton Solo digelar, namun PB XIV Purboyo beserta jajarannya tidak hadir.
FADLI ZON - Pada Selasa (16/12/2025), peresmian Revitalisasi Panggung Songgo Buwono dan Museum Keraton Solo digelar, namun PB XIV Purboyo beserta jajarannya tidak hadir. ((Ho/Campus League))

Gusti Moeng menjelaskan bahwa bangunan tersebut didirikan oleh Sinuhun Pakubuwono X pada periode 1932 hingga 1933.

Menurutnya, pembangunan itu menjadi bagian dari upaya agar pusat keraton tidak kembali berpindah lokasi.

Pendirian Keraton Kilen berkaitan erat dengan sejarah panjang perpindahan pusat kekuasaan Mataram Islam, yang pernah bergeser dari Kotagede, Pleret, Kartasura, hingga akhirnya menetap di Surakarta.

Selain itu, keberadaannya juga terkait dengan kepercayaan mengenai siklus kejayaan kerajaan yang diyakini berlangsung setiap dua abad.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas