Insiden Berulang, Bus Aremania Jadi Sasaran Lemparan Batu di Tol Waru
Pelemparan batu kembali menimpa bus Aremania di Tol Waru. Kaca pecah, kejadian berulang, polisi diminta tindak pelaku. Segera ditindak tegas
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Insiden pelemparan batu menimpa rombongan suporter Aremania di Tol Waru pada 23 April 2025, menyebabkan kaca bus bagian belakang pecah dan memicu kekhawatiran
- Koordinator Aremania, Ali Rifki, menilai kejadian ini berulang dan telah disampaikan ke pihak kepolisian dalam audiensi dengan Kapolda Jawa Timur
- Satu bus lain juga terdampak, tanpa korban jiwa
Laporan wartawan TribunJatim.com, Rifky Edgar
TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Insiden pelemparan batu kembali menimpa rombongan suporter Aremania saat melintas di ruas Tol Waru, Kamis (23/4/2025). Kejadian tersebut menyebabkan kaca bus pecah dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter.
Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki, menyayangkan keras peristiwa tersebut.
Ia menyebut insiden terjadi saat rombongan Aremania berangkat menuju Bandung untuk mendukung Arema FC yang akan bertanding melawan Persib.
“Bus yang kami tumpangi dilempari batu dari atas jembatan di kawasan Tol Waru. Kaca bagian belakang paling parah rusaknya,” ujar Ali Rifki saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2026).
Akibat kejadian itu, kaca bagian belakang bus dilaporkan pecah parah. Tidak hanya bus Aremania, satu unit bus umum jurusan Surabaya–Jember juga menjadi korban dalam insiden serupa.
Baca juga: Arema FC Gunakan Markas Baru, Kehadiran Aremania Tetap Dibatasi untuk Liga 1
Kejadian Berulang di Jalur Tol Surabaya Raya
Ali Rifki menyoroti bahwa insiden pelemparan terhadap bus yang ditumpangi Aremania bukan pertama kali terjadi.
Menurutnya, kejadian serupa kerap berulang saat rombongan melintas di kawasan Tol Waru atau wilayah Surabaya Raya.
“Ini sudah sering terjadi. Setiap Aremania melintas di Tol Waru, selalu ada insiden seperti ini,” katanya.
Ia juga mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut dalam pertemuan dengan pihak kepolisian, termasuk saat audiensi bersama Kapolda Jawa Timur.
“Sudah saya sampaikan saat bertemu Kapolda. Kasus seperti ini terus berulang di jalur yang sama,” ujarnya.
Ali juga menyinggung bahwa dalam sejumlah perjalanan, pihaknya telah meminta pengamanan dari kepolisian. Namun, insiden serupa masih tetap terjadi.
“Kami sudah meminta pengamanan dan kepastian keamanan, tapi tetap saja masih kecolongan,” tambahnya.
Selain bus rombongan Aremania, insiden serupa juga menimpa bus lain yang diduga salah sasaran.
Baca tanpa iklan