Spanduk 'Shut Up KDM' di Laga Persib, Dedi Mulyadi: Niat Baik dari Pendukung
Dedi Mulyadi menekankan bahwa kritik adalah bagian penting dari kontrol publik untuk menjaga marwah Persib sebagai ikon kebanggaan Jawa Barat.
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Spanduk “Shut Up KDM” muncul saat laga Persib melawan Arema di Stadion GBLA Bandung.
- Dedi Mulyadi menilai kritik sebagai kontrol publik serta menjelaskan bonus lima miliar untuk motivasi pemain.
- Pemain dan pelatih menegaskan bonus hal biasa, serta mengajak Bobotoh fokus mendukung tim meraih prestasi.
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sebuah spanduk besar bertuliskan 'Shut Up KDM' membentang di tribun saat laga big match Persib Bandung vs Arema FC di Stadion GBLA, Jumat (24/4/2026).
Terkait spanduk tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau sering disebut KDM buka suara.
"Terima kasih sudah diingatkan. Saya melihat ini sebagai niat baik dari pendukung untuk menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur kepentingan lain, termasuk politik," ujar KDM, Minggu (26/4/2026).
Dedi Mulyadi menekankan bahwa kritik adalah bagian penting dari kontrol publik untuk menjaga marwah Persib sebagai ikon kebanggaan Jawa Barat.
Selain menanggapi kritik, KDM juga memberikan klarifikasi mendalam soal polemik bonus miliaran rupiah yang sempat menjadi perbincangan hangat.
Mantan bupati Purwakarta itu menjelaskan rincian komitmen Maruarar Sirait (Ara) untuk menyuntik motivasi pemain.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, bonus tersebut lahir dari diskusi antara dirinya, Ara, dan manajemen Persib terkait ambisi mencetak sejarah: Juara tiga kali berturut-turut (hattrick).
"Pak Ara secara spontan menyatakan siap memberi dukungan finansial. Dari sisa laga yang ada, lima pertandingan direncanakan mendapat bonus masing-masing Rp 1 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp 5 miliar," ungkap Dedi.
Di tengah tensi liga yang semakin memuncak dan persaingan ketat dengan Borneo FC, KDM mengajak seluruh elemen Bobotoh untuk mengakhiri polemik di ruang digital dan kembali fokus memberikan dukungan total di stadion.
Baca juga: John Herdman Panggil 3 Pemain Persib Jalani TC Timnas Indonesia, Tanpa Beckham, Saddil Kembali
"Mari terus mendukung Persib di sisa pertandingan ini. Fokus utama kita semua adalah prestasi tim, bukan memperpanjang polemik," pungkasnya.
Hal Biasa
Kapten tim dan Pelatih Persib Bandung, Marck Klok dan Bojan Hodak menyebut adanya bonus dalam sepak bola, itu merupakan hal biasa.
Klok mengungkapkan, dengan adanya bonus jika timnya meraih kemenangan itu hal yang bagus.
"Mereka apresiasi kita, apresiasi klub, apresiasi kota, ini penting hasil kita buat kota semuanya buat klub, dan di sepek bola itu hal bisa mendapat apresiasi dan mendapat bonus," ujar Klok, setelah berlatih di Lapangan Pendamping Stadion GBLA.
Klok mengatakan, dirinya tidak terlalu mengerti mengapa ada pertanyaan buat itu.
Baca juga: Update Klasemen Liga 1: Rekor Sempurna Persib di GBLA Runtuh, Posisi Puncak Terancam
Baca tanpa iklan