Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi, Diduga Bermula dari Taksi yang Mogok dan Tertemper KRL

Tabrakan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi diduga dipicu taksi di rel, ganggu sinyal hingga picu kecelakaan beruntun.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Insiden bermula dari taksi yang tertemper KRL di perlintasan rel, memicu gangguan operasional, Senin (27/4/2026) malam
  • Gangguan membuat KRL lain tertahan di stasiun dan sistem persinyalan ikut terdampak.
  • KA Argo Bromo Anggrek kemudian menabrak KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
  • Saksi menyebut kereta datang dari belakang dengan kecepatan tinggi hingga menghantam keras.

TRIBUNNEWS.COM - Insiden tabrakan antara kereta jarak jauh dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Bekasi, Jawa Barat jadi sorotan.

Diduga, peristiwa ini dipicu oleh rangkaian faktor yang bermula dari gangguan jalur rel.

Mengutip TribunnewsBogor.com, dari informasi awal, penyebab utama dari insiden ini diduga berawal dari sebuah taksi yang tertemper KRL di perlintasan rel pada Senin (27/4/2026) malam.

Akibat dari tertempernya taksi tersebut, operasional di jalur kereta pun terganggu.

Dampaknya tak hanya satu titik, gangguan di rel menyebabkan perjalanan KRL lain tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Sistem persinyalan yang mengatur lalu lintas kereta juga ikut terganggu.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kondisi tersebut, kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi tetap melaju hingga menabrak KRL yang tertahan di Stasiun Bekasi TImur.

Kecelakaan ini menyoroti persoalan keselamatan di perlintasan sebidang yang masih menjadi masalah nasional.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengamanan perlintasan sebidang hingga penguatan sistem persinyalan supaya mampu mengantisipasi gangguan secara cepat dan mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.

Mengutip TribunJabar.id, seorang penumpang KRL bernama Hafiz mengatakan bahwa kereta yang ia tumpangi terpaksa berhenti di Stasiun Bekasi Timur untuk menunggu sinyal aman.

"KRL saya saat itu sedang menunggu sinyal aman karena di depan ada kecelakaan lain, yakni mobil taksi online yang ditabrak kereta api," ujarnya, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 3 Korban Terjepit dalam Gerbong Dievakuasi

Saat sedang menunggu tersebut, tiba-tiba dari arah belakang (Jakarta) muncul KA Argo Anggrek dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menghantam bagian belakang KRL.

"KRL lagi berhenti, tiba-tiba ada KA Argo Bromo Anggrek dari belakang ngebut,"

"Kecepatannya benar-benar terasa kencang sekali," kata saksi lainnya, Firdaus.

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan menembus gerbong KRL Commuterline lalu terlihat asap mengepul di area stasiun.

lihat fotoKECELAKAAN KERETA - Grafis Kecelakaan KA Argo Anggrek vs KRL di Bekasi. Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI segera melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Bekasi-Jakarta.  Kecelakaan tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini dilaporkan telah menewaskan 7 orang.
KECELAKAAN KERETA - Grafis Kecelakaan KA Argo Anggrek vs KRL di Bekasi. Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI segera melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Bekasi-Jakarta. Kecelakaan tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini dilaporkan telah menewaskan 7 orang.

7 Orang Tewas

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas