Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum TNI di Kendari Cabuli Anak SD, Anggota DPR: Hukum Seberat-beratnya

Nico Siahaan desak oknum TNI pelaku pencabulan siswi SD di Kendari dihukum berat, sementara pelaku dilaporkan kabur saat pemeriksaan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Oknum TNI di Kendari Cabuli Anak SD, Anggota DPR: Hukum Seberat-beratnya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
PENCABULAN DI KENDARI - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Nico Siahaan alias Nico, meminta oknum anggota TNI berinisial Sertu MB yang diduga mencabuli siswi sekolah dasar (SD) di Kendari, Sulawesi Tenggara, dihukum seberat-beratnya. Nico menegaskan, tindakan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan pelanggaran berat, dan karenanya harus diberikan sanksi tegas 
Ringkasan Berita:
  • Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Nico Siahaan, mendesak oknum TNI pelaku dugaan pencabulan siswi SD di Kendari dihukum seberat-beratnya 
  • Ia menilai kasus ini sebagai pelanggaran serius yang mencoreng institusi dan harus ditindak tegas tanpa toleransi 
  • Sementara itu, pelaku dilaporkan kabur saat proses pemeriksaan dan kini masih dalam pencarian

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Nico Siahaan alias Nico, meminta oknum anggota TNI berinisial Sertu MB yang diduga mencabuli siswi sekolah dasar (SD) di Kendari, Sulawesi Tenggara, dihukum seberat-beratnya.

Nico menegaskan, tindakan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan pelanggaran berat, dan karenanya harus diberikan sanksi tegas.

"Dihukum seberat-beratnya apalagi ini sampai melakukan pelecehan terhadap anak-anak," kata Nico saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (6/5/2026).

Nico menyayangkan munculnya kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan oknum prajurit. 

Menurut dia, institusi harus berani menegakkan aturan demi menjaga nama baik di mata masyarakat.

"Kita hanya tinggal (menunggu) bagaimana setiap institusi menjalankan aturan lah untuk menjaga marwah daripada institusi apalagi hari ini TNI itu," tutur Nico. 

Baca juga: Anggota DPR Nico Siahaan Respons Polemik TNI Ikut Bekali Penerima Beasiswa LPDP: Tak Perlu Paranoid

Rekomendasi Untuk Anda

"Sehingga kita berharap sekali ini segera diberikan sanksi yang tegas," ucapnya melanjutkan. 

Ia berharap tidak ada toleransi bagi pelaku kriminal, terlebih negara saat ini membutuhkan empati tinggi dari para pejabat publik dan aparat penegak hukum.

"Hari ini kondisi negara sedang banyak permasalahan ya, sehingga mengharapkan empati tinggi dari para pejabat publik kepada masyarakat di saat-saat seperti ini," tegas Nico. 

Dugaan pencabulan ini menimpa seorang siswi SD berusia 12 tahun di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami trauma mendalam hingga depresi.

Sertu MB sendiri diketahui bertugas sebagai Babinsa di Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Meski sempat menjalani pemeriksaan di Kodim 1417/Kendari pada Selasa (14/4/2026), pelaku dilaporkan melarikan diri.

MB kabur dengan dalih izin keluar untuk makan siang. Namun, hingga saat perkara tersebut hendak dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari, MB tidak kunjung kembali dan keberadaannya belum diketahui.

 


 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas