Bogor Menuju Kota Warisan, Tim 9 Ajukan Peta Jalan Pelestarian Cagar Budaya
Laporan tersebut merangkum gagasan strategis untuk memperkuat perlindungan dan pemanfaatan warisan budaya di Bogor.
Editor:
Suut Amdani
Warisan budaya dinilai berpotensi dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan wisata tanpa mengurangi nilai historisnya.
Konsep eco-cultural tourism diharapkan menjadi pendekatan yang menyeimbangkan edukasi, pelestarian, dan keberlanjutan lingkungan.
3. Penguatan peta sejarah dan kawasan cagar budaya
Tim menyoroti peta sejarah Bogor yang telah dikembangkan sejak 2015 di IPB University dan didukung Fadli Zon.
Mereka mengusulkan pengembangan koridor kawasan cagar budaya yang membentang dari Lawang Gintung, Batu Tulis, hingga Masjid Agung At-Tohiriyah sebagai bagian dari ekosistem kota bersejarah.
Baca juga: Bangunan Cagar Budaya di Menteng Dibongkar, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Belum Keluarkan Izin
Dorong Kebijakan Pelestarian Berkelanjutan
Tim 9 berharap hasil diskusi ini menjadi masukan kebijakan bagi Pemerintah Kota Bogor untuk langkah pelestarian jangka panjang.
Mereka menekankan pentingnya pelibatan masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam menjaga identitas sejarah kota.
“Sejarah bukan gulungan berdebu di rak. Ia adalah napas kehidupan yang membentuk jati diri kita. Jangan sampai warisan hilang hingga kita kehilangan arah,” tulis Tim 9 dalam penutup suratnya.
Laporan tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi lebih luas demi menjaga dan menghidupkan kembali warisan budaya Bogor bagi generasi mendatang.
Baca tanpa iklan