Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kabid di Dishub Pagar Alam Sumsel Tewas Terseret Derasnya Arus saat Mandi di Sungai

Yulizar Nurmansyah Kepala Bidang di Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam  ditemukan tak bernyawa di kawasan Lebi, Desa Karang Anyar, Lahat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kabid di Dishub Pagar Alam Sumsel Tewas Terseret Derasnya Arus saat Mandi di Sungai
Sripoku/Ehdi Amin
PENCARIAN KORBAN TENGGELAM - Yulizar Nurmansyah (Cucut) ditemukan tak bernyawa di kawasan Lebi, Desa Karang Anyar, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel, Kamis (7/5/2026) sore. Korban meninggal setelah terseret arus hingga hanyut di Sungai Lematang. Foto Tim dari BPBD Lahat tengah lakukan pencarian korban hanyut di Bendungan Lematang Lahat, Kamis (7/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Yulizar Nurmansyah (Cucut) ditemukan tak bernyawa di kawasan Lebi, Desa Karang Anyar, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel, Kamis (7/5/2026) sore.
  • Korban meninggal setelah terseret arus hingga hanyut di Sungai Lematang.
  • Yulizar adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pagar Alam. 


TRIBUNNEWS.COM, LAHATYulizar Nurmansyah (Cucut) ditemukan tak bernyawa di kawasan Lebi, Desa Karang Anyar, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (7/5/2026) sore.

Korban meninggal setelah terseret arus hingga hanyut di Sungai Lematang.

Baca juga: Pria di Cilincing Jakut Tewas Tenggelam di BKT Marunda, Diduga Kambuh Epilepsi Saat Berkendara

Yulizar adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pagar Alam. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lahat, Ali Afandi mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban bersama keluarganya sedang berwisata dan makan bersama di kawasan Bendungan Air Baku Lematang sekitar pukul 13.30 WIB.

Usai makan, korban mandi di aliran sungai yang berjarak sekitar 100 meter dari hulu bendungan. 

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Namun korban diduga terseret derasnya arus hingga terbawa ke bibir bendungan dan jatuh melewati air terjun bendungan.

Saksi di lokasi kejadian sempat melihat korban muncul beberapa kali ke permukaan sebelum akhirnya hilang ditelan arus.

"Kami langsung menerjunkan tim gabungan bersama BPBD Pagar Alam dan Basarnas menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran sungai. Tim darat juga dikerahkan menuju kawasan Lebi guna mengantisipasi korban terbawa arus lebih jauh," ujar Ali, Kamis (7/5/2026).

Ali menambahkan, proses pencarian sempat terkendala oleh kondisi Sungai Lematang yang sedang meluap dan memiliki banyak jeram bergelombang. 

Meski demikian, tim gabungan berhasil mengevakuasi korban sebelum hanyut lebih jauh ke arah hilir.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Lebi. Beruntung tim cepat menemukan posisi korban meski arus sangat deras," tambahnya.

Jenazah korban telah dievakuasi.

Namun tim gabungan masih melanjutkan agenda pencarian korban hanyut lainnya di lokasi berbeda, yakni di Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur.

Pencarian korban di lokasi ini telah memasuki hari ketiga.

Penulis: Ehdi Amin

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Breaking News: Kabid di Dishub Pagar Alam Tewas Terseret Arus di Bendungan Air Baku Lematang
 

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas