Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ladang Ganja Diduga Milik OPM Ditemukan di Hutan Papua, Dua Orang Diamankan

TNI temukan 216 batang ganja di Pegunungan Bintang, Papua. Pangkogabwilhan III Lucky Avianto pimpin operasi penyisiran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Ladang Ganja Diduga Milik OPM Ditemukan di Hutan Papua, Dua Orang Diamankan
HO/IST
PENELUSURAN LADANG GANJA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto memimpin pasukan menyusuri hutan Papua, dalam misi pemberantasan ladang ganja milik Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Papua Pegunungan/ dok. Kogabwilhan III 
Ringkasan Berita:
  • Pangkogabwilhan III Lucky Avianto memimpin operasi penyisiran hutan Papua usai temuan ladang ganja diduga milik KKB
  • Dari laporan warga, TNI menemukan total 216 batang ganja di tiga lokasi berbeda. 
  • Dua orang diamankan. Lucky menegaskan operasi ini demi menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba

TRIBUNNEWS.COM - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Lucky Avianto memimpin langsung operasi penyisiran hutan di wilayah Papua dalam misi pemberantasan ladang ganja yang diduga dibudidayakan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Operasi tersebut dilakukan setelah Satgas TNI sebelumnya menemukan dua ladang ganja siap panen di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Menurut Lucky Avianto, langkah penyisiran diperkuat setelah juru bicara OPM, Sebby Sambom, disebut secara terbuka mendukung budidaya ganja di Papua.

“Seruan dan tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kehidupan sosial dan masa depan anak-anak Papua,” ujar Lucky, Jumat (8/5/2026).

Dalam operasi itu, Pangkogabwilhan III didampingi sejumlah pejabat TNI, di antaranya Asintel Brigjen TNI BM Tanjung, Asops Brigjen TNI Patar Sitorus, dan Askomlek Laksma TNI Syahrial.

Pengungkapan ladang ganja bermula dari laporan warga Desa Ngutok, Distrik Oksibil, yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di kawasan hutan sekitar permukiman mereka.

Dari lokasi pertama, pasukan menemukan 55 batang ganja setinggi sekitar 1,5 meter yang siap panen. Penelusuran kemudian dilanjutkan hingga ke wilayah Desa Esipding, Distrik Serambakon, dan kembali ditemukan 80 batang ganja setinggi dua meter.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasukan TNI lalu memperluas penyisiran ke area hutan yang lebih dalam dan kembali menemukan ladang lain berisi 81 batang pohon ganja.

“Bagi TNI, langkah ini bukan sekadar tugas namun juga perjalanan kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba,” kata Lucky.

Dari operasi tersebut, aparat juga mengamankan dua orang berinisial LU dan CU untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Total sebanyak 216 batang pohon ganja diamankan sebagai barang bukti.

Baca juga: KSAL Beri Penghargaan Tertinggi untuk Satgas Marinir yang Lumpuhkan 10 Orang dan Rebut 56 Sarang OPM

Lucky menilai temuan itu kemungkinan hanya sebagian kecil dari persoalan yang lebih besar di wilayah pedalaman Papua.

“Saya yakin temuan ini hanya sebagian kecil dari persoalan yang lebih besar, mengingat ada indikasi kuat ladang-ladang ganja serupa tersebar di pedalaman Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi ancaman bagi masa depan bangsa dan ketahanan nasional,” tegasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas