Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahfud MD Nilai Prabowo Mulai Dengarkan Aspirasi Publik setelah Copot Kepala BGN

Menko Polhukam Mahfud MD menilai Presiden Prabowo Subianto mulai merespons positif suara masyarakat dalam dua hari terakhir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mahfud MD Nilai Prabowo Mulai Dengarkan Aspirasi Publik setelah Copot Kepala BGN
Tribunnews.com/Gita Irawan
BERI TANGGAPAN - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Poltik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, saat ditemui di kawasan Senen Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2026). Mahfud MD menilai Presiden Prabowo Subianto mulai merespons positif suara masyarakat dalam dua hari terakhir. 

Ringkasan Berita:
  • Mahfud MD menilai Prabowo mulai merespons positif aspirasi masyarakat dalam dua hari terakhir.
  • Mahfud menyoroti pidato Prabowo saat Hari Lahir Pancasila yang dinilai lebih fokus.
  • Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN setelah evaluasi kinerja lembaga selama satu setengah tahun.

 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai Presiden Prabowo Subianto mulai merespons positif suara masyarakat dalam dua hari terakhir.

Penilaian itu disampaikan Mahfud melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya pada Selasa (2/6/2026).

“Dalam dua hari terakhir ini terlihat Presiden Prabowo mulai merespons positif suara masyarakat,” tulis Mahfud.

Mahfud menyoroti dua langkah yang dilakukan Prabowo.

Pertama, saat Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, Prabowo dinilai Mahfud menyampaikan pidato dengan membaca teks sehingga dinilai lebih fokus.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kedua, pada 2 Juni 2026 beliau mencopot Kepala BGN yang memang banyak disorot,” lanjut Mahfud.

Dadan Dicopot dari Kepala BGN

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun terakhir.

Keputusan itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, didampingi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

"Maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, serta Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya dari posisi Wakil Kepala BGN.

Baca juga: 9 Susunan Pejabat BGN Lengkap: Ada Eks Timses Prabowo, 4 Pensiunan TNI, Mantan Staf Ahli Panglima

Prabowo kemudian menunjuk Nani S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN diisi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Eddy Trenggono.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program dan kinerja lembaga yang telah berjalan selama hampir 1,5 tahun terakhir.

Kejagung Geledah Kantor BGN

Sementara itu Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026).

Upaya penggeledahan itu dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN per Selasa, 2 Juni 2026. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas