Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPR dan Dinas Pendidikan Papua Barat Daya Dukung Pembelajaran Bahasa Inggris di Pulau Doom

Papua Barat Daya memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris bagi anak-anak Papua di Pulau Doom.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in DPR dan Dinas Pendidikan Papua Barat Daya Dukung Pembelajaran Bahasa Inggris di Pulau Doom
HO/IST
PESERTA PELATIHAN - Peserta Doom English Training Program 2026 menunjukkan sertifikat usai penutupan pelatihan di Balai Pertemuan Distrik Sorong Kepulauan, Pulau Doom, Papua Barat Daya, Jumat (8/5/2026). Program tersebut sukses meraih dua Rekor MURI untuk pelatihan Bahasa Inggris terbanyak. (HO/IST) 

Pelatihan intensif yang berlangsung selama lima hari ini tidak hanya sekadar memberikan ilmu, namun juga sukses mengukir sejarah dengan meraih dua Rekor MURI sekaligus. 

Penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia tersebut diberikan untuk dua kategori prestisius, yaitu pelatihan peserta Bahasa Inggris terbanyak dan pelatihan calon pengajar (trainer) Bahasa Inggris terbanyak dalam satu periode program.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Papua Barat Daya karena mampu menggerakkan 571 peserta lintas usia dan profesi dari wilayah kepulauan dalam waktu yang sangat singkat. 

Melalui lembaga Doom Education yang baru diluncurkan, yayasan menargetkan pengembangan hingga 2.000 peserta ke depan dengan melibatkan tenaga pengajar muda asli Papua yang telah dilatih secara intensif.

Penggagas program sekaligus Pembina Yayasan Pulau Doom, Engelin Yolanda Kardinal, menyebut keberhasilan ini sebagai langkah awal membangun gerakan pendidikan jangka panjang yang inklusif. 

Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan skill generasi muda dalam menghadapi arus pariwisata global. “Harapan saya anak-anak ke depan sudah bisa berbahasa Inggris dengan baik dan bisa go international seperti daerah lain. Kita ini daerah wisata, banyak orang datang dari berbagai tempat, jadi kita harus siap,” pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas