Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun di Padang, Sopir Truk Diamankan
Kecelakaan beruntun libatkan lima kendaraan di Padang bikin polisi turun tangan. Dugaan rem blong pada truk Hino kini jadi fokus penyelidikan.
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun terjadi di Jembatan Padang Besi, Kota Padang, Minggu pagi.
- Insiden melibatkan lima kendaraan dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
- Polisi mendalami dugaan rem blong pada truk Hino yang terlibat kecelakaan.
- Satlantas Polresta Padang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti.
- Polisi mengumpulkan fakta dan keterangan di lokasi kejadian terkait insiden tersebut.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jembatan Padang Besi, Kota Padang, Sumatera Barat jadi sorotan nasional.
Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (10/5/2026) ini, sempat menyebabkan lalu lintas di kawasan Lubuk Kilangan terganggu.
Pihak kepolisian pun kini melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan beruntun yang menyebabkan korban jiwa ini.
Diduga, rem blong dari truk Hino jadi penyebab kecelakaan beruntun.
"Untuk penyebab kecelakaan sementara masih kita dalami,"
"Nanti untuk penyebab pastinya akan kita pastikan kembali setelah proses penyelidikan selesai," ujar Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata.
Dari hasil pendataan sementara, ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan.
"Sementara dari hasil TKP kita ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan."
"Apabila ada penambahan jumlah kendaraan yang terlibat akan kami informasikan kembali," katanya, dikutip dari TribunPadang.com.
Pihak kepolisian juga menggelar olah TKP, Minggu siang tak lama setelah kecelakaan terjadi dan sopir truk Hino telah diamankan.
"Sopir sendiri sudah diamankan. Saat ini kita amankan di Polsek Lubuk Kilangan," katanya.
Baca juga: Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Padang, Terdengar Klakson Panjang sebelum Tabrakan
Telan Korban Jiwa
AKP Riwal menuturkan, dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini.
“Untuk korban, tadi anggota kita sudah ke Semen Padang Hospital dan RS Unand. Terdata ada tujuh korban. Dua orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka,” jelasnya.
Namun, menurut Humas Rumah Sakit Semen Padang, Kiki, ada tiga korban yang meninggal dunia.
"Iya benar ada korban kecelakaan yang masuk ke Semen Padang Hospital dengan jumlah tujuh orang sekira pukul 08.30 WIB tadi," ujar Humas Semen Padang Hospital.
Ia menuturkan, sebanyak tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.
Korban yang meninggal berinisial E (57) dan D (61) yang merupakan perempuan, dan satu laki-laki berinisial ACE (39).
"Yang meninggal dunia itu ada tiga orang, dua perempuan dengan inisial E (57) dan D (61), kemudian satu laki-laki dengan inisial ACE (39),"
"Kemudian yang luka-luka dua orang perempuan dengan inisial A (53) dan DW (46). Kemudian dua orang laki-laki dengan inisial S (55) dan AD (43)," ujar Kiki, dikutip dari TribunPadang.com.
Saat ini, pihak rumah sakit belum bisa memberikan keterangan lebih karena korban masih dalam perawatan.
"Kita belum tau nih bagaimana kondisi medisnya, apakah sudah bisa pulang atau harus dirawat, kita masih menunggu,"
"Makanya kalau sekarang sepertinya belum bisa wawancara korban, karena takutnya masih trauma. Saat ini masih diobservasi, nanti jika sudah ada informasi terbaru akan kita sampaikan," pungkasnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Polisi Dalami Dugaan Rem Blong Jadi Pemicu Kecelakaan Beruntun di Padang, Sopir Truk Diamankan
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunPadang.com, Muhammad Afdal Afrianto)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.