Kronologi Polemik Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Sekda Kalbar Angkat Suara
Polemik LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar viral, SMAN 1 Pontianak protes keputusan juri, Sekda Harisson soroti objektivitas penilaian.
Editor:
Glery Lazuardi
Dalam perlombaan tersebut, peserta Grup C mendapat pengurangan nilai lima poin setelah jawaban mereka dianggap salah oleh dewan juri.
Namun, pada pertanyaan yang sama, Grup B dari SMAN 1 Sambas justru memperoleh tambahan 10 poin meski memberikan jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa.
Adapun pertanyaan yang dipersoalkan berkaitan dengan mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
MC membacakan pertanyaan, “BPK dipilih dari dan oleh anggota, namun untuk menjadi anggota BPK keterkaitan dengan perwakilan daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?”
Perwakilan Grup C kemudian menjawab, “Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh presiden.”
Jawaban tersebut dinyatakan salah oleh dewan juri. Tak lama kemudian, pertanyaan yang sama diberikan kepada Grup B dari SMAN 1 Sambas dan dinyatakan benar sehingga mendapat nilai penuh.
Keputusan itu langsung diprotes peserta Grup C karena merasa jawaban yang mereka sampaikan memiliki inti yang sama.
Mereka menyampaikan keberatan karena merasa jawaban yang mereka sampaikan sama dengan jawaban Grup B.
Menanggapi protes tersebut, dewan juri menyebut pada jawaban awal Grup C tidak terdengar penyebutan “Dewan Perwakilan Daerah” atau DPD.
“Jadi dewan juri tadi berpendapat nggak ada itu Dewan Perwakilan Daerah,” ujar salah satu juri.
Situasi sempat memanas ketika peserta Grup C meminta pendapat penonton terkait apakah penyebutan DPD terdengar atau tidak. Namun pembawa acara menegaskan keputusan tetap berada di tangan dewan juri.
“Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai,” ujar MC.
Lomba tetap dilanjutkan dengan SMAN 1 Sambas keluar sebagai juara pertama dan akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat ke tingkat nasional.
Baca juga: Viral Jawaban Siswa Disalahkan Saat Lomba Cerdas Cermat, Ini Mekanisme Pemilihan Anggota BPK
IKA SMAN 1 Pontianak Soroti Mekanisme Verifikasi
Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Pontianak, Windy Prihastari, turut menyoroti insiden tersebut.
Ia meminta panitia dan dewan juri lebih teliti serta menghadirkan mekanisme verifikasi dalam perlombaan.
Baca tanpa iklan