Minta Maaf pada Prabowo, Achmad Syahri Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf Merokok saat Rapat
Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri, minta maaf pada Ketua Umum Gerindra, Prabowo, karena merokok saat RDP.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri, menjadi sorotan karena merokok dan bermain game saat RDP.
- Atas perbuatannya itu, Achmad Syahri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Jember.
- Achmad Syahri juga meminta maaf kepada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
TRIBUNNEWS.com - Anggota Komisi D DPRD Jember, Jawa Timur, Achmad Syahri As Siddiqi, menyampaikan permintaan maaf lewat sebuah video, Rabu (13/5/2026) malam.
Permintaan maaf ini disampaikan Achmad Syahri buntut dirinya merokok dan bermain game saat rapat dengar pendapat (RDP) pada Selasa (12/5/2026).
Achmad Syahri mengaku khilaf atas perbuatannya tersebut.
Ia juga mengaku menyadari perbuatannya dan menjadikannya sebagai pembelajaran karena berbuntut mendapat sanksi, baik dari partai maupun DPRD Jember.
Karena itu, Achmad Syahri pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Jember hingga Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
"Saya Achmad Syahri As Siddiwi, anggota Komisi D DPRD Jember, dengan rendah hati meminta maaf, memohon maaf kepada masyarakat Jember, khususnya Ketua Umum Partai Gerindra (Prabowo Subianto) dan DPP Atas apa yang sudah saya lakukan."
Baca juga: Nasib Achmad Syahri, Anggota DPRD Jember Merokok saat Rapat, Disidang Mahkamah Partai Gerindra Besok
"Saya khilaf, saya sadar apa yang saya lakukan, jadi pembelajaran buat saya, disanksi Partai (Gerindra) dan DPRD," tuturnya, dikutip dari TribunJatim.com.
Lebih lanjut, Achmad Syahri mengatakan, sebagai anak muda, dirinya memang penuh kekurangan.
Ia pun berjanji tak akan mengulangi perbuatannya.
"Saya anak muda banyak kekurangan, semoga ini tidak terulang dalam hidup saya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, khususnya masyarakat Jember, ini jadi pembelajaran bagi hidup saya," kata dia.
Terpisah, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, memastikan pihaknya akan memberikan sanksi etik terhadap Achmad Syahri.
Ia juga menyampaikan pihaknya telah menegur Achmad Syahri secara langsung.
"Atas nama pimpinan DPRD Jember, kami menyampaikan permohonan maaf. Tentunya ini akan ada proses menyangkut etika, dan kami sudah tegur yang bersangkutan," tegas Halim, Selasa, dilansir Surya.co.id.
Ia juga menuturkan, anggota DPRD Jember harus mengedepankan attitude, etika, dan kedisplinan dalam bekerja.
"Terutama itu di ruang rapat. Kami juga minta BK (Badan Kehormatan) untuk mengkaji secara kelembagaan, apakah nanti akan ada sanksi, apakah sanksi administratif atau disiplin," imbuhnya.