Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TNI Sebut OPM Ancam Warga Papua agar Tanam Ganja di Pekarangan Rumah

TNI mengungkap dugaan OPM mengintimidasi warga Papua agar menanam ganja dan menyasar anak muda sebagai pengedar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in TNI Sebut OPM Ancam Warga Papua agar Tanam Ganja di Pekarangan Rumah
Tribunnews.com/Kogabwilhan III
LADANG GANJA PAPUA - Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (15/5/2026). TNI menyebar foto-foto tokoh OPM yang menjadi otak di balik budidaya ganja di tanah Papua/ dok. Kogabwilhan III 

Ringkasan Berita:
  • Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkap dugaan intimidasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap warga Papua agar menanam ganja di pekarangan rumah 
  • TNI juga menyebut ganja diedarkan kepada anak-anak muda Papua dan menemukan sekitar 2.000 batang ganja di wilayah Oksibil 
  • TNI kini menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba sekaligus memburu tokoh OPM terkait kasus tersebut

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pascapenemuan sejumlah ladang ganja di pedalaman Papua, pasukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) mengungkap fakta baru terkait dugaan keterlibatan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan ganja tidak hanya dibudidayakan di pedalaman hutan Papua, tetapi juga diedarkan kepada masyarakat setempat, terutama menyasar anak-anak muda Papua.

“Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama karena jelas menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup masyarakat serta masa depan Papua,” kata Lucky, Jumat (15/5/2026).

Menurut Lucky, warga setempat juga mengaku mendapat intimidasi dari kelompok OPM untuk menanam ganja di sekitar pekarangan rumah mereka.

Baca juga: Polisi Ungkap Peredaran 3,6 Kg Ganja di Tanah Abang Jakarta Pusat, Pria Inisial AA Diamankan

Ia menilai tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak masa depan generasi muda Papua.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sungguh miris dan ironis. Di saat mama-mama Papua berjuang menjaga anak-anak mereka di tanah kelahiran, TPNPB-OPM justru menumbuhkan racun di tanah yang sama,” ujarnya.

Merespons kondisi itu, Lucky bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Kaskogab Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, serta sejumlah pejabat lainnya menemui masyarakat di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Dalam kegiatan tersebut, TNI menyebarkan foto-foto tokoh OPM yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dan diduga menjadi otak di balik budidaya ganja di Papua.

“Kehadiran kami di sana untuk memberikan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba sekaligus menyebarkan foto DPO tokoh TPNPB-OPM yang menjadi dalang maraknya budidaya ganja di tanah Papua,” jelas Lucky.

TNI juga memberikan edukasi kepada warga, termasuk orang tua dan anak-anak, mengenai bahaya narkoba. Menurut Lucky, langkah itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait perang terhadap peredaran narkotika.

Sebelumnya, TNI mengungkap praktik ilegal budidaya ganja di Desa Ngutok, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Dari operasi penelusuran di kawasan hutan Papua, aparat menemukan dan memusnahkan sekitar 2.000 batang pohon ganja yang diduga dibudidayakan oleh kelompok OPM.

“Penemuan hampir 2.000 batang pohon ganja ini menjadi bukti nyata dedikasi TNI dalam menyelamatkan masa depan generasi muda Papua,” kata Lucky.

Ia menegaskan TNI akan terus menggencarkan pemberantasan praktik ilegal narkotika di Papua demi melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

“Dari pedalaman Papua, dengarkan pesan kami. TNI bersama rakyat akan terus berjuang demi Indonesia yang bersih dari narkoba, kuat, dan berdaulat,” tandasnya. (Tribunnews.com/Danang Triatmojo) 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas