Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Kota dengan Kasus Kekerasan di Daycare, Jogja Catat 103 Anak Terdampak

KPAI mengungkapkan terjadi kekerasan terhadap anak di sejumlah daycare di Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 5 Kota dengan Kasus Kekerasan di Daycare, Jogja Catat 103 Anak Terdampak
Tribun Jogja/Hanif Suryo
DUGAAN KEKERASAN - Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, viral usai digerebek aparat kepolisian. Dari total 103 anak yang tercatat pernah dititipkan di Little Aresha, 53 di antaranya terverifikasi mengalami kekerasan. 

Ringkasan Berita:
  • KPAI mengungkapkan terjadi kekerasan terhadap anak di sejumlah daycare di Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026.
  • Kasus kekerasan di daycare itu setidaknya terjadi di lima kota, dengan Yogyakarta mencatat korban paling banyak.
  • Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan regulasi terpadu untuk meningkatkan kualitas daycare.

TRIBUNNEWS.COM - Kasus kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare, menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat luas.

Padahal, tempat penitipan anak saat ini makin dibutuhkan, terutama di tengah meningkatnya jumlah orang tua yang bekerja.

Sementara itu, untuk mendirikan daycare memerlukan perizinan resmi.

Adapun persyaratannya berupa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS, serta rekomendasi dari Dinas Pendidikan setempat.

Selain itu, juga diperlukan dokumen pendiri, domisili, susunan pengurus, dan hasil studi kelayakan. Tempat wajib aman, layak anak, dan memiliki pengasuh kompeten.

Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan regulasi terpadu untuk meningkatkan kualitas daycare.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal itu buntut terungkapnya kasus kekerasan yang terjadi di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, pada akhir April lalu.

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), terjadi kekerasan terhadap anak di sejumlah daycare di Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026.

Kasus kekerasan di daycare itu setidaknya terjadi di lima kota yakni:

  1. Surabaya
  2. Pekanbaru
  3. Depok
  4. Yogyakarta
  5. Banda Aceh

Baca juga: Modus Daycare Little Aresha Yogyakarta Tipu Orangtua Anak, Tunjukkan Kamar Percontohan Palsu

Kasus kekerasan paling banyak terjadi di Yogyakarta, dengan 103 anak terdampak.

Sementara di Banda Aceh, tercatat ada 13 anak.

Ketua KPAI, Aris Adi Leksono mengatakan, kekerasan terjadi karena masih lemahnya sistem pengawasan.

Kelemahan lain yakni terkait standar pengasuhan, dan mekanisme perlindungan anak di lembaga penitipan anak.

Celah itu, kata Aris, harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat dan daerah.

"Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah."

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas